FINANCE

Perluas Ekspansi, BNC Bakal Tambah Kantor Cabang di Jaksel

Nasabah BNC capai 25 juta di awal 2024.

Perluas Ekspansi, BNC Bakal Tambah Kantor Cabang di JakselIlustrasi Bank Neo Commerce/Dok BNC

by Suheriadi

17 January 2024

Follow Fortune Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News

Jakarta, FORTUNE - PT Bank Neo Commerce Tbk (BNC) berencana memperluas jaringan kantor fungsional miliknya pada tahun 2024. Hal itu dilakukan untuk menunjang pemberian pelayanan yang prima untuk nasabah.

Pejabat Sementara (Pjs.) Direktur Utama BNC, Aditya Windarwo mengatakan, meski pihaknya berbasis bank digital, namun pelayanan fisik tak bisa terlepas bagi industri perbankan. Untuk itu pihaknya berniat untuk menambah kantor fungsional di kawasan Jakarta Selatan (Jaksel).

“Kami memutuskan untuk melakukan penambahan kantor fungsional seiring dengan pertumbuhan bisnis yang eksponensial dan guna dapat menjangkau layanan yang lebih luas serta jumlah nasabah yang lebih banyak. Hal ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab Perseroan untuk meningkatkan kesiapan infrastruktur guna memberikan pengalaman perbankan yang menyenangkan bagi nasabah dan masyarakat secara umum,” kata Aditya melalui keterangan resmi di Jakarta, Rabu (17/1).

Nasabah BNC capai 25 juta di awal 2024

NeobankIlustrasi Neobank (dok.bankneocommerce.co.id)

Hingga awal 2024, BNC memiliki lebih dari 25 juta nasabah dan memiliki berbagai fitur dan produk perbankan yang terlengkap untuk melayani berbagai segmen nasabah, baik individu, UMKM, dan korporasi. 

“Menyongsong tahun 2024 ini, BNC semakin siap untuk memberikan pelayanan terbaik melalui berbagai kelengkapan infrastruktur yang kami miliki, mulai dari teknologi yang mumpuni, peningkatan sumber daya manusia yang kompeten, dan ruang kerja yang nyaman untuk mewadahi para karyawan kami,” kata Aditya.

Seperti diketahui, BNC masih menderita kerugian Rp566 miliar hingga kuartal III-2023 meski membaik dibandingkan rugi periode yang sama tahun lalu senilai Rp601 miliar. Di sisi lain, BNC mampu menyalurkan kredit senilai Rp10,96 triliun, tumbuh 22,73 persen dari periode yang sama di tahun sebelumnya yang sebesar Rp8,93 triliun. Meski demikian, BNC percaya diri dapat memulihkan kondisi keuangan dari rugi menjadi laba pada 2024.