FINANCE

Tabungan Masyarakat di Bank Tumbuh Melambat, Ini Penyebabnya

Bank Mandiri prediksi ekonomi RI mampu tumbuh 5,04% di 2023.

Tabungan Masyarakat di Bank Tumbuh Melambat, Ini Penyebabnyailustrasi menabung (unsplash.com/Annie Spratt)
22 August 2023
Follow Fortune Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News

Jakarta, FORTUNE – Tabungan masyarakat yang dicerminkan melalui Dana Pihak Ketiga (DPK) di perbankan tercatat tumbuh melambat pada Juni 2023 sebesar 5,79 persen secara year on year (yoy) dibandingkan pada Mei 2023 lalu yang mencapai 6,55 persen (yoy).

Chief Economist Bank Mandiri, Andry Asmoro menjelaskan, kondisi tersebut terjadi akibat perilaku nasabah yang mulai berubah pasca pandemi covid-19.

“Pertumbuhan dana pihak ketiga juga terus melambat, tercatat mencapai 5,79 persen pada bulan Juni seiring perilaku nasabah yang kembali menggunakan dananya untuk konsumsi atau investasi,” kata Andry melalui konferensi video di Jakarta, Selasa (22/8).

Tingkat belanja di masyarakat masih kuat

belanja online dari rumah
ilustrasi belanja online (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Andry juga mengungkapkan, tingkat belanja pada kuartal III-2023 masih menunjukkan risilensi dan kuat. Hingga 13 Agustus 2023, Mandiri Spending Index (MSI) mencatatkan angka 164,4, menunjukkan bahwa belanja masyrakat 64,4 persen lebih tinggi dibandingkan periode sebelum pandemi (Januari 2020).

“Secara bulanan, nilai belanja masyarakat di bulan Juli 2023 mencatatkan angka 168,1 lebih tinggi 31,8 persen dibandingkan bulan yang sama tahun lalu sebesar 127,5,” kata Andry.

Berdasarkan wilayah, pada Kalimantan, Maluku-Papua, Sumatra dan Bali-Nusa Tenggara mencatatkan percepatan belanja di bulan Agustus ini. Sementara itu, perlambatan belanja terjadi di Jawa dan Sulawesi.

Selain itu, dalam hal komposisi belanja, seluruh kategori belanja hingga pertengahan Agustus ini mengalami normalisasi, kecuali elektronik dan perlengkapan rumah tangga yang terus meningkat. Secara bulanan, belanja terkait dengan perlengkapan rumah tangga di bulan Juli mencapai level 117.6, atau tumbuh sekitar 10.01 persen dibandingkan Juli 2022 yang mana MSI perlengkapan rumah tangga sebesar 106.9.

“Pertumbuhan yang solid dalam belanja terkait perlengkapan rumah tangga yang terjadi sejak Mei 2023 menunjukkan optimisme konsumen yang kuat,” kata Andry.

Bank Mandiri prediksi ekonomi RI mampu tumbuh 5,04% di 2023

Ilustrasi ketersediaan uang tunai Bank Mandiri/Dok Bank Mandiri

Related Topics