ELPI Kantong Kredit Investasi Rp395,2 Miliar Dari Bank Mandiri

- Bank Mandiri menyalurkan kredit investasi senilai Rp395,2 miliar kepada PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) untuk mendukung ekspansi armada melalui pengadaan kapal baru.
- Pembiayaan terbagi menjadi dua skema, yaitu Kredit Investasi IX sebesar Rp280 miliar untuk enam kapal dan Kredit Investasi X senilai Rp115,2 miliar untuk empat kapal jenis OSV atau Crew Boat.
- ELPI menyebut seluruh kapal dijadikan agunan, dengan tenor bervariasi hingga 96 bulan, serta proyek ini berpotensi meningkatkan pendapatan lewat kontrak 18 tahun Floating LNG di Teluk Buntuni.
Jakarta, FORTUNE - Bank Mandiri mengucurkan kredit investasi senilai Rp395,2 miliar kepada emiten transportasi laut, PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI). Pembiayaan tersebut ditujukan untuk mendukung ekspansi armada perseroan melalui pengadaan kapal baru.
Fasilitas kredit itu terbagi dalam dua skema. Pertama, kredit investasi IX senilai Rp280 miliar yang akan dimanfaatkan untuk pengadaan enam unit kapal, terdiri atas Offshore Support Vessel/Offshore Supply Barge (OSV/OSB), Harbour Tug, Crew Boat, dan Pilot Boat.
Kredit Investasi X dengan plafon Rp115,2 miliar akan dialokasikan untuk pembelian empat unit kapal baru jenis Offshore Support Vessel (OSV) dan/atau Crew Boat.
Corporate Secretary ELPI, Wawan Heri Purnomo, mengatakan kredit investasi IX diberikan dengan skema committed, non-revolving, dan advised, dengan tenor total 96 bulan. Jangka waktu tersebut mencakup availability period selama 18 bulan, grace period sepanjang masa availability period ditambah enam bulan setelahnya, serta masa angsuran selama 72 bulan sejak berakhirnya grace period.
Sementara kredit investasi X bersifat uncommitted, non-revolving, dan advised. Namun fasilitas ini dapat berubah menjadi committed setelah terpenuhinya sejumlah persyaratan, seperti penyampaian salinan letter of award (LoA) dari kontraktor kontrak kerja sama (K3S) migas.
Dalam skema committed, fasilitas ini memiliki masa penawaran enam bulan dengan tenor kredit 69 bulan, yang terdiri atas availability period tiga bulan, grace period selama availability period enam bulan, serta masa angsuran 60 bulan.
Adapun, dalam skema uncommitted, Kredit Investasi X memiliki tenor hingga 81 bulan, mencakup availability period tiga bulan, grace period enam bulan selama masa availability period, serta jangka waktu angsuran 60 bulan, dengan ketentuan pelunasan hingga 72 bulan sejak berakhirnya grace period.
"Seluruh kapal yang dibiayai akan dijadikan agunan dan diikat dengan hipotek sesuai ketentuan bank," tulis Wawan dalam keterbukaan informasi BEI, Selasa (24/2).
Dengan pinjaman ini, ELPI akan mengalami peningkatan liabilitas seiring adanya kewajiban pembayaran pokok bunga atas kredit tersebut. Namun, fasilitas kredit investasi IX telah mendapatkan kontrak selama 18 tahun untuk Floating Liquid Natural Gas pada Teluk Buntuni Papua Barat. Sehingga ELPI juga berpotensi meraih peningkatan pendapatan serta memberikan kepastian going concern dan memperkuat posisi ELPI dibidang offshore.

















