Comscore Tracker
FINANCE

Zurich Indonesia Tunjuk Edhi Tjahja Negara sebagai Dirut Baru

Ini jejak karier Edhi Tjahja Negara.

Zurich Indonesia Tunjuk Edhi Tjahja Negara sebagai Dirut BaruEdhi Tjahja Negara Direktur Utama Zurich Asuransi Indonesia

by Suheriadi

Jakarta, FORTUNE – Pemegang saham PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk (Zurich) menunjuk Edhi Tjahja Negara sebagai Direktur Utama Zurich menggantikan Hassan Abdul Karim. Keputusan tersebut juga telah disetujui oleh regulator dalam negeri.

 “Keluarga Zurich Indonesia sangat yakin bahwa pengalaman Edhi akan berharga untuk memperkuat posisi kita sebagai perusahaan asuransi pilihan di Indonesia,” kata Presiden Komisaris Zurich sekaligus  Country Head Zurich Indonesia Chris Bendl melalui keterangan resmi yang dikutip di Jakarta, Jumat (26/8).

Ini jejak karier Edhi Tjahja Negara

asuransi kesehatan adalah jenis anuitas

Edhi memiliki pengalaman lebih dari 25 tahun di industri jasa keuangan dan latar belakang yang kuat di berbagai jabatan distribusi senior di perusahaan jasa keuangan terkemuka di Indonesia. Termasuk di antaranya, Maybank Indonesia, Bank Permata dan terakhir HSBC Indonesia sebagai Direktur Wealth & Personal Banking.

Edhi juga bertanggung jawab atas manajemen hubungan nasabah, cabang-cabang ritel, dan penjualan di HSBC. Pihaknya juga berharap, pengalaman Edhi telah membawa jaringan yang kuat dan pemahaman yang mendalam tentang strategi distribusi di Indonesia, serta pengalaman langsung dalam memimpin organisasi yang sedang mengalami perubahan dan digitalisasi.

Dirut sebelumnya ditugaskan di Asia Pasifik

Selanjutnya, Hassan kini menerima penugasan baru dalam organisasi Zurich di Asia Pasifik. Zurich juga mengapresiasi kinerja Hassan selama berkiprah di perusahaan.

Dalam sambutannya, Edhi juga menjelaskan strateginya dalam meningkatkan bisnis. Menurutnya, Zurich Indonesia memiliki potensi besar untuk tumbuh dan membuat perbedaan yang positif untuk para nasabah.

“Dengan menggabungkan kearifan lokal dan pengalaman karyawan Zurich Indonesia dengan keahlian global perusahaan asuransi berusia 150 tahun, kami berharap dapat menjadikan industri ini lebih inklusif dan membuka akses asuransi,” tutup Edhi.

Related Articles