Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bukan Cuma Trofi, Juara Piala Dunia Dapat Cincin Mewah dari FIFA
Dok. FIFA
  • Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Argentina 1-0 di final, dengan gol Ferran Torres yang memastikan gelar dunia kedua bagi La Roja.
  • FIFA untuk pertama kalinya memberikan cincin juara resmi kepada tim pemenang, diproduksi terbatas sebanyak 2.026 unit dengan 30 cincin khusus untuk skuad Spanyol.
  • Piala Dunia 2026 juga memperkenalkan konsep baru seperti halftime show dan jeda hidrasi, yang menuai pro-kontra terkait ritme permainan serta potensi kepentingan komersial.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE - Keberhasilan Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026 menghadirkan sejarah baru dalam turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia. Selain mengangkat trofi dan membawa pulang medali emas, La Roja juga menjadi tim pertama yang menerima championship ring atau cincin juara resmi dari FIFA, sebuah penghargaan yang selama ini identik dengan kompetisi olahraga profesional Amerika Utara.

Spanyol memastikan gelar juara setelah menundukkan Argentina 1-0 melalui babak perpanjangan waktu pada partai final yang digelar di New York New Jersey Stadium, Amerika Serikat, Minggu (19/7) waktu setempat atau Senin (20/7) WIB.

Gol semata wayang Ferran Torres di babak extra time mengantarkan Spanyol meraih gelar Piala Dunia kedua sepanjang sejarah. Kemenangan tersebut sekaligus mengukuhkan pelatih Luis de la Fuente sebagai pelatih tertua yang sukses membawa sebuah negara menjadi juara dunia pada usia 65 tahun.

Di balik keberhasilan itu, perhatian publik justru tertuju pada hadiah baru yang diperkenalkan FIFA. Untuk pertama kalinya, badan sepak bola dunia tersebut memberikan cincin juara sebagai pelengkap trofi dan medali emas bagi tim kampiun.

Mengutip laman resmi FIFA, cincin juara edisi Spanyol hanya diproduksi mengikuti desain yang digunakan oleh tim juara dunia. Setiap cincin memiliki nomor seri yang ditentukan berdasarkan urutan pemesanan. FIFA juga menjelaskan bahwa formulir penyesuaian ukuran jari akan dikirim beberapa hari setelah pemesanan dilakukan, sedangkan proses produksi baru dimulai setelah seluruh data ukuran penerima telah dikumpulkan.

Melansir Reuters, sebanyak 30 cincin yang dibuat secara khusus (bespoke) disiapkan untuk anggota tim juara. Seusai pertandingan, kapten tim dan pelatih kepala lebih dahulu menerima cincin versi simbolis, sedangkan cincin resmi akan dipersonalisasi sesuai identitas serta ukuran jari masing-masing penerima sebelum diserahkan kemudian.

Setiap cincin menampilkan trofi Piala Dunia pada salah satu sisi, sedangkan sisi lainnya memuat identitas khusus yang merepresentasikan tim juara. Masing-masing juga memiliki nomor seri serta dilengkapi sertifikat keaslian.

Diproduksi terbatas

Cincin untuk para juara Piala Dunia 2026/Dok. X Fabrizio Romano

FIFA memproduksi total 2.026 cincin edisi terbatas sebagai penanda tahun penyelenggaraan Piala Dunia 2026. Dari jumlah tersebut, hanya 30 unit diberikan kepada skuad juara, sementara 1.996 cincin lainnya dipasarkan kepada kolektor dan penggemar sebagai produk resmi berlisensi.

Tradisi pemberian cincin juara sebenarnya sudah lama diterapkan di berbagai liga olahraga Amerika Serikat, seperti NFL, NBA, Major League Baseball (MLB), dan NHL. Namun, penghargaan serupa baru pertama kali hadir dalam turnamen yang diselenggarakan FIFA.

Selain memperkenalkan cincin juara, Piala Dunia 2026 juga menghadirkan sejumlah konsep baru yang terinspirasi dari olahraga Amerika, termasuk pertunjukan hiburan saat jeda babak pertama (halftime show) yang selama ini identik dengan Super Bowl.

Turnamen tersebut juga menerapkan jeda hidrasi selama tiga menit di sekitar menit ke-22 dan ke-67 setiap pertandingan. FIFA menyebut kebijakan itu bertujuan melindungi kondisi fisik pemain di tengah suhu panas dan kelembapan tinggi selama musim panas di Amerika Utara.

Meski demikian, penerapan jeda tersebut menuai kritik dari sejumlah pemain, pelatih, dan penggemar. Mereka menilai penghentian pertandingan itu mengganggu ritme permainan, memberi kesempatan tambahan bagi tim untuk menyusun strategi, sekaligus menciptakan ruang bagi penayangan iklan di tengah pertandingan. FIFA membantah bahwa kebijakan tersebut diterapkan untuk kepentingan komersial.

Kemewahan cincin juara ini juga menjadi sorotan. Berdasarkan spesifikasi yang dipasarkan kepada publik, versi kolektor dibuat menggunakan emas 18 karat, dihiasi 89 berlian serta 36 batu safir.

FIFA memang tidak menjual cincin yang diterima para pemain Spanyol. Namun, organisasi tersebut menawarkan versi resmi untuk kolektor dengan harga sekitar 112.000 pound sterling atau setara Rp2,46 miliar. Nilai fantastis itu menjadikan cincin tersebut sebagai salah satu memorabilia sepak bola termahal yang pernah dipasarkan.

Terlepas dari perdebatan yang muncul mengenai sisi komersial turnamen, pemberian cincin juara menandai babak baru dalam sejarah Piala Dunia. Spanyol akan tercatat sebagai negara pertama yang menerima penghargaan tersebut, sementara tradisi baru FIFA ini diperkirakan akan terus berlanjut pada edisi-edisi Piala Dunia mendatang.

Curated For You

Editorial Team

Related Article