Bawa Inspirasi Wastra Palembang, Klamby Bidik Pasar Milenial dan Gen-Z
- KLAMBY menjadikan kekayaan budaya Indonesia sebagai sumber inspirasi koleksi modest fashion untuk mendekatkannya dengan selera konsumen masa kini.
- Pesona The August Edit menjadi showcase untuk memperkenalkan koleksi August Edit dengan budaya Melayu Palembang, Sumatera Selatan.
- Koleksi August Edit mengangkat karakter visual Palembang dalam pendekatan KLAMBY untuk pasar Gen-Z dan Milenial.
- KLAMBY memperkenalkan August Edit yang mengangkat budaya Melayu Palembang, menerjemahkan kekayaan visual wastra tradisional ke desain modest fashion modern.
- Saujana Series terinspirasi Tenun Songket Bunga Bintang, sedangkan Bestari Series mengadaptasi motif Kilau Benang Emas dari tenun Palembang.
- Melalui styling fleksibel, KLAMBY membidik konsumen milenial dan Gen Z, sekaligus membocorkan koleksi September untuk membangun antisipasi pasar.
Jakarta, FORTUNE - Jenama modest fashion, KLAMBY mengangkat kekayaan budaya Indonesia sebagai sumber inspirasi koleksi, sekaligus mendekatkannya dengan pasar konsumen masa kini.
Pendekatan itu terlihat dalam Pesona The August Edit: An Intimate Showcase by KLAMBY, di mana jenama ini memperkenalkan koleksi August Edit dengan mengangkat budaya Melayu, khususnya Palembang, Sumatera Selatan.
Koleksi tersebut mengeksplorasi motif dan karakter visual wastra Palembang untuk kemudian diterjemahkan ke dalam desain yang lebih modern. Salah satunya melalui Saujana Series, yang mengambil inspirasi dari Tenun Songket Bunga Bintang. Sementara Bestari Series mengadaptasi motif Kilau Benang Emas yang terinspirasi dari benang emas pada tenun Palembang.
Bagi KLAMBY, pengolahan unsur tradisional bukan sekadar upaya menghadirkan nilai estetika. Warisan budaya diposisikan sebagai bagian dari identitas produk yang dapat terus dikembangkan mengikuti perubahan gaya hidup dan preferensi konsumen.
Strategi tersebut menjadi semakin relevan ketika merek fashion harus berhadapan dengan konsumen lintas generasi.
Melalui perbedaan styling, koleksi yang sama dapat tampil dalam karakter fresh, young, cheerful, hingga elegant. Fleksibilitas tersebut memperlihatkan upaya KLAMBY memperluas daya tarik produknya tanpa meninggalkan identitas merek.
“Pesona bukan cuma tentang apa yang dikenakan, melainkan karakter yang terpancar dalam setiap style dan pakaian yang digunakan di setiap langkah,” ungkap Zainab Salsabila, Brand Management Lead KLAMBY di Jakarta, Rabu (26/8).
Selain koleksi Agustus, KLAMBY juga memanfaatkan momentum tersebut untuk memberikan bocoran koleksi yang akan hadir pada September. Langkah ini sekaligus menunjukkan merek modest fashion ini dalam menjaga siklus produk dan membangun antisipasi konsumen terhadap koleksi berikutnya.


















