The Azure Blue, Berlian Biru 31,62 Karat Siap Dilelang Christie’s

Jakarta, FORTUNE - Pasar perhiasan mewah kembali menunjukkan daya tariknya di tengah meningkatnya minat kolektor terhadap aset bernilai tinggi dan bersejarah. Rumah lelang Christie’s New York akan menggelar lelang Magnificent Jewels featuring The Azure Blue pada 9 Juni mendatang di Rockefeller Center, menghadirkan sejumlah batu permata langka dan koleksi perhiasan milik tokoh-tokoh berpengaruh yang memiliki jejak penting dalam dunia seni, filantropi, dan budaya.
Sorotan utama lelang ini adalah The Azure Blue, berlian biru mewah (Fancy Blue Diamond) seberat 31,62 karat yang ditaksir bernilai antara US$6,5 juta hingga US$8,5 juta. Batu tersebut masuk dalam kelompok eksklusif berlian biru yang sangat langka dan selama ini menjadi incaran kolektor kelas atas di seluruh dunia.
Selain The Azure Blue, Christie’s juga menawarkan berlian Fancy Vivid Blue Marquise-Modified Brilliant-Cut seberat 5,04 karat dengan estimasi harga serupa, yakni US$6,5 juta hingga US$8,5 juta. Kehadiran dua berlian biru berkualitas tinggi dalam satu lelang sekaligus menjadi peristiwa yang jarang terjadi, mengingat batu tersebut terbentuk dalam kondisi geologis yang sangat langka selama miliaran tahun.
Kepala Divisi Perhiasan Christie’s Amerika, Claibourne Poindexter, menilai daya tarik lelang kali ini tidak hanya terletak pada nilai material batu permata yang ditawarkan, tetapi juga kisah di balik koleksi tersebut. Menurutnya, yang membuat musim lelang ini begitu spesial adalah cerita mendalam yang tersimpan di balik setiap perhiasan.
"Setiap koleksi dihimpun dengan penuh kecintaan, ketajaman selera, dan karakter pribadi yang kuat. Kehadirannya di ruang lelang bukan sekadar transaksi, melainkan penghormatan terhadap kehidupan dan warisan para pemilik sebelumnya, sekaligus membuka kesempatan bagi para kolektor untuk melanjutkan kisah dari karya-karya istimewa tersebut," ujarnya, dalam keterangan resmi, dikutip Rabu (3/6).
Lelang Christie’s kali ini mencerminkan tren yang semakin dominan di pasar barang mewah global: nilai sebuah perhiasan tidak lagi ditentukan semata oleh ukuran batu atau kandungan materialnya, tetapi juga oleh sejarah kepemilikan (provenance) dan kisah yang menyertainya.
Koleksi yang berasal dari tokoh-tokoh berpengaruh, rumah perhiasan legendaris seperti Tiffany & Co., Cartier, David Webb, Graff, Van Cleef & Arpels hingga Fabergé, kini semakin dicari karena menawarkan kombinasi antara nilai investasi, kelangkaan, dan signifikansi budaya.
Di tengah meningkatnya minat terhadap aset koleksi bernilai tinggi, lelang ini menjadi pengingat bahwa dunia kemewahan tidak hanya berbicara soal harga fantastis, melainkan juga tentang warisan, seni, dan cerita yang terus hidup dari satu generasi kolektor ke generasi berikutnya.
Koleksi para tokoh berpengaruh

Salah satu koleksi yang diperkirakan menarik perhatian adalah milik Joanna Carson, figur yang dikenal di dunia mode, teater, dan filantropi. Hasil penjualan koleksi ini akan disalurkan ke berbagai lembaga amal.
Koleksi tersebut mencakup cincin berlian 15,92 karat dan cincin eternity band dengan estimasi harga US$200.000 hingga US$300.000. Selain itu terdapat kalung zamrud dan berlian senilai US$100.000 hingga US$150.000, kalung ruby dan berlian karya David Webb dengan estimasi US$80.000 hingga US$120.000, serta anting berlian dan safir yang diperkirakan terjual antara US$100.000 hingga US$150.000.
Koleksi lain yang tak kalah menarik berasal dari Lorinda Payson de Roulet, anggota keluarga Whitney yang dikenal sebagai salah satu dinasti filantropi dan seni paling berpengaruh di Amerika Serikat. Di antara lot unggulan terdapat bros mutiara alami dan berlian antik yang ditaksir bernilai US$500.000 hingga US$700.000.
Lelang ini juga menghadirkan cincin zamrud dan berlian bergaya Art Deco dari Tiffany & Co. dengan zamrud 6,01 karat yang diperkirakan laku antara US$300.000 hingga US$500.000, serta gelang Cartier Art Deco bertatahkan zamrud, safir, dan berlian dengan estimasi US$150.000 hingga US$250.000.
Bagi kolektor batu permata berwarna, koleksi milik Bridget Rooney Koch menjadi salah satu daya tarik utama. Pusat perhatian koleksi ini adalah kalung ruby Burma dan berlian karya David Morris dengan estimasi US$600.000 hingga US$800.000. Selain itu terdapat anting ruby Burma kategori Pigeon Blood dan berlian yang ditaksir mencapai US$700.000 hingga US$900.000.
Christie’s juga menawarkan anting spinel dan berlian karya Graff senilai US$300.000 hingga US$500.000. Spinel kini menjadi salah satu batu permata yang semakin diminati setelah selama berabad-abad kerap disalahartikan sebagai ruby.
Sementara itu, salah satu lot dengan estimasi tertinggi setelah berlian biru adalah cincin safir Kashmir dan berlian yang diperkirakan terjual antara US$1,2 juta hingga US$1,8 juta. Safir Kashmir dikenal sebagai salah satu batu permata paling langka di dunia karena tambangnya hanya beroperasi dalam periode singkat pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20


















