Jakarta, FORTUNE – Bitcoin kembali menembus level US$82.000 setelah komentar pejabat Federal Reserve (The Fed) meredakan kekhawatiran pasar terhadap kemungkinan kenaikan suku bunga pada September. Pergerakan tersebut turut mengangkat aset kripto lain seperti Ethereum, XRP, dan Dogecoin.
Mengacu pada pergerakan pasar pada Kamis (3/9), Bitcoin sempat mencapai sekitar US$81.800, naik lebih dari 6 persen dalam sehari setelah sebelumnya sempat turun ke kisaran US$76.900. Forbes mencatat level tersebut menjadi posisi tertinggi intraday Bitcoin sejak Mei.
Kenaikan Bitcoin kali ini terutama dipengaruhi perubahan ekspektasi terhadap kebijakan moneter AS. Gubernur The Fed Christopher Waller menyatakan dirinya cenderung mendukung mempertahankan suku bunga jika data inflasi berikutnya terus menunjukkan perbaikan.
“Meskipun inflasi masih berada secara signifikan di atas target 2 persen Federal Open Market Committee (FOMC), data terbaru menunjukkan bahwa kita akhirnya mulai melihat sejumlah tanda disinflasi,” ujar Waller, mengutip laman Federal Reserve.
"Jika kondisi ini terus tercermin dalam data yang akan dirilis dalam dua minggu ke depan, saya cenderung mendukung untuk mempertahankan target suku bunga federal funds pada level saat ini," ujarnya.
Pernyataan Waller mengubah persepsi pelaku pasar terhadap arah suku bunga. Melansir Reuters, probabilitas kenaikan suku bunga The Fed pada pertemuan September turun menjadi 50,4 persen dari 63,2 persen sebelumnya. Imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun juga turun menjadi sekitar 4,756 persen dari level sebelumnya 4,818 persen.
Bagi aset berisiko seperti Bitcoin, perubahan tersebut menjadi sentimen positif. Suku bunga yang lebih tinggi cenderung membuat aset berbasis kas dan obligasi lebih menarik sekaligus meningkatkan tekanan terhadap aset berisiko. Sebaliknya, ekspektasi suku bunga yang stabil dapat memberikan ruang bagi investor untuk kembali mengambil risiko.
Dampaknya tidak hanya terlihat di pasar kripto. Saham perusahaan yang berkaitan dengan aset digital ikut menguat. Reuters mencatat saham kripto juga mengalami rebound bersamaan dengan Bitcoin, sementara Robinhood dan Coinbase mencatat kenaikan dua digit pada perdagangan Kamis.
