Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Chandra Asri Pastikan Anak Usaha Lolos Tahap Kedua PSEL Serang
PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) (chandra-asri.com)
  • PT Chandra Asri Pacific memastikan anak usahanya, PT Chandra Waste Energy, lolos seleksi tahap kedua proyek PSEL Serang Raya sebagai mitra terpilih bersama konsorsium Masa Depan Energi Indonesia.
  • Proyek masih berada pada tahap penyusunan studi kelayakan tanpa kepastian nilai investasi, jadwal pelaksanaan, maupun dampak terhadap pendapatan dan laba perusahaan.
  • Peran PT CWE saat ini fokus pada evaluasi teknis, komersial, dan finansial proyek sebelum keputusan final ditetapkan melalui hasil feasibility study dan penerbitan Final Letter of Award.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Keberhasilan PT Chandra Waste Energy lolos ke tahap kedua proyek PSEL Serang Raya menunjukkan langkah awal yang menjanjikan bagi keterlibatan Chandra Asri dalam inisiatif pengelolaan sampah menjadi energi. Meskipun masih pada tahap studi kelayakan, partisipasi ini mencerminkan komitmen perusahaan terhadap peluang bisnis berkelanjutan dan kesiapan menjalankan evaluasi menyeluruh sebelum melangkah lebih jauh.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE - PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) memastikan anak usahanya, PT Chandra Waste Energy (CWE), telah lolos sebagai mitra terpilih dalam seleksi tahap kedua proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Serang Raya.

Namun, perusahaan menegaskan proyek tersebut masih berada pada tahap awal berupa penyusunan studi kelayakan (feasibility study/FS), sehingga belum ada kepastian terkait nilai investasi maupun jadwal pelaksanaannya.

General Manager of Legal & Corporate Secretary Chandra Asri Pacific, Erri Dewi Riani, mengatakan PT CWE yang merupakan entitas anak TPIA melalui PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA), tergabung dalam Konsorsium Masa Depan Energi Indonesia (Chandra Waste Energy BGE).

Konsorsium tersebut ditetapkan sebagai selected partner oleh Danantara Indonesia dalam proses seleksi PSEL Tahap Kedua.

"PT Chandra Waste Energy bersama mitra konsorsium telah dipilih oleh Danantara sebagai selected partners PSEL Batch 2 untuk melakukan feasibility study terkait potensi pengembangan proyek PSEL," kata Erri dalam keterbukaan informasi yang dikutip Selasa (21/7).

Menurut dia, tahapan saat ini masih sebatas studi dan evaluasi kelayakan. Keputusan mengenai kelanjutan proyek baru akan ditentukan setelah hasil FS selesai disusun dan diterbitkannya Final Letter of Award.

Karena masih berada pada tahap awal, TPIA belum dapat mengungkapkan besaran investasi yang akan digelontorkan maupun porsi pendanaan yang akan ditanggung PT CWE dalam proyek tersebut. Perseroan juga belum dapat memperkirakan dampak proyek terhadap pendapatan maupun laba bersih perusahaan.

"Pada tahap ini belum dapat ditentukan nilai maupun komitmen investasi final, sehingga perusahaan belum dapat memberikan pernyataan atas besaran porsi investasi PT CWE maupun materialitasnya terhadap ekuitas Chandra Asri," kata Erri.

Ia menambahkan, peran PT CWE saat ini masih terbatas sebagai anggota konsorsium yang bertugas mengevaluasi berbagai aspek proyek, mulai dari sisi teknis, komersial, finansial hingga pengembangan proyek.

Dengan proses FS yang baru akan dimulai, perusahaan juga belum memiliki target penyelesaian studi maupun jadwal konstruksi fasilitas PSEL tersebut.

"Timeline proyek akan ditentukan berdasarkan hasil feasibility study dan setelah terdapat final letter of award," ujarnya.

Meski demikian, Erri menegaskan TPIA akan terus memanfaatkan peluang bisnis yang sejalan dengan strategi pertumbuhan perusahaan, termasuk pada sektor pengelolaan sampah menjadi energi.

"Perusahaan selalu terbuka dengan kesempatan yang ada dalam rangka mendukung kinerja usaha perusahaan dan grup perusahaan agar tetap tumbuh secara berkelanjutan. Perusahaan akan tetap berupaya mengikuti dan mematuhi ketentuan dari peraturan pasar modal yang berlaku dalam setiap aksi korporasi," katanya.

Sebelumnya, PT Danantara Investment Management (DIM) bersama PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera) mengumumkan delapan konsorsium yang lolos sebagai mitra usaha pengembang dan pengelola PSEL Tahap Kedua. Seleksi tersebut mencakup delapan lokasi pengembangan yang tersebar di 20 kabupaten dan kota di Indonesia.

Salah satu konsorsium yang terpilih adalah Masa Depan Energi Indonesia (Chandra Waste Energy BGE) yang akan menjalankan studi kelayakan untuk proyek PSEL Serang Raya.

Berdasarkan informasi yang telah beredar, fasilitas tersebut dirancang memiliki kapasitas pengolahan sampah mencapai 1.161 ton per hari, sehingga berpotensi menjadi salah satu proyek waste to energy terbesar di wilayah Banten jika nantinya dinyatakan layak untuk dikembangkan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article