- PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI)
- PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA)
- PT Ancora Indonesia Resources Tbk (ALII)
- PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO)
- PT Bank Victoria International (BVIC)
- PT Cardig Aero Services Tbk (CASS)
- PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN)
- PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT)
- PT Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk (CARS)
- PT Integra Indocabinet Tbk (WOOD)
- PT Intiland Development Tbk (DILD)
- PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk (JTPE)
- PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk (JKON)
- PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED)
- PT Kencana Energi Lestari Tbk (KEEN)
- PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN)
- PT Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk (MAHA)
- PT Mastersystem Infotama Tbk (MSTI)
- PT Medela Potentia Tbk (MDLA)
- PT Multipolar Tbk (MLPL)
- PT Panca Budi Idaman Tbk (PBID)
- PT Panin Sekuritas Tbk (PANS)
- PT Paninvest Tbk (PNIN)
- PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP)
- PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA)
- PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS)
- PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (ISSP)
- PT Trans Power Marine Tbk (TPMA).
FTSE Russell Hapus dan Turunkan Kelas Sejumlah Saham Indonesia

- FTSE Russell merilis tinjauan indeks September 2026 yang memengaruhi sejumlah saham Indonesia melalui penghapusan dan penurunan kategori indeks.
- BSDE dihapus dari Mid Cap; BBYB, BJBR, BTPS, LPKR, LPPF, MNCN, PNLF, SILO, SMRA, dan SCMA keluar dari Small Cap serta masuk Micro Cap.
- FTSE juga menghapus 28 saham dari Micro Cap, termasuk ADHI, ASSA, AGRO, PTPP, PRDA, RALS, dan TPMA; rebalancing berlangsung 18 September, efektif 21 September 2026.
Jakarta, FORTUNE - FTSE Russell merilis hasil tinjauan indeks tengah tahun periode September 2026. Deretan saham Indonesia terdampak evaluasi tersebut, yang berujung penghapusan ataupun penurunan kelas indeks.
Sebagai konteks, setelah ini, akan ada rebalancing pada Jumat, 18 September 2026. Tanggal efektif hasil penyesuaian indeks jatuh pada Senin, 21 September 2026.
"Perubahan hasil tinjauan indeks yang tercantum dalam dokumen terlampir dapat direvisi hingga akhir jam kerja pada Jumat, 4 September 2026. Perubahan tersebut akan dianggap final mulai Senin, 7 September 2026," demikian dikutip dari pengumuman FTSE, Jumat (21/8).
Khusus untuk Indonesia, saham PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) dihapus dari kategori Mid Cap. Kemudian, dari kategori Small Cap, penghapusan berdampak terhadap saham PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB), PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR), PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS), PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), PT Matahari Department Store Tbk (LPPF), PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN), PT Panin Financial Tbk (PNLF), PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO), PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), dan PT Surya Citra Media Tbk (SCMA)
Di kategori Micro Cap, terdapat penambahan beberapa saham yang dihapus dari 2 kategori sebelumnya, yakni: BBYB, BJBR, BTPS, BSDE, LPKR, LPPF, MNCN, PNLF, SMRA, dan SCMA.
Di lain sisi, FTSE menghapus saham-saham berikut ini dari kategori Micro Cap:











