Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
For
You

IHSG Diproyeksikan Bergerak Terbatas dan Melemah Jelang Long Weekend

Layar yang menunjukkan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI). (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
Layar yang menunjukkan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI). (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

Jakarta, FORTUNE - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan melemah pada Jumat (13/2), setelah ditutup turun 0,31 persen ke level 8.265,35 kemarin.

Phintraco Sekuritas menjelaskan, secara teknikal, IHSG masih bertahan di atas level MA5 dan MA200 meskipun tidak berhasil bertahan di atas level 8300. Histogram negatif MACD berlanjut menyempit dan Stochastic RSI berlanjut bergerak menguat di area pivot.

"Diperkirakan IHSG akan cenderung bergerak melemah dan menguji level 8.150-8.200 pada perdagangan Jumat (13/2), menjelang libur long weekend. Melemahnya indeks bursa global dan koreksi harga komoditas juga menjadi katalis negatif," kata tim riset Phintraco Sekuritas dalam riset hariannya.

Apa sentimen dari dalam negeri? Presiden Prabowo berencana menyelenggarakan sarasehan ekonomi untuk memberikan penjelasan komprehensif terkait kondisi perekonomian nasional dan respon pemerintah terhadap berbagai perkembangan global pada Jumat (13/2). Pemerintah berharap pertemuan tersebut akan menjawab keresahan terkait keputusan Moody's Ratings yang menurunkan outlook peringkat kredit Indonesia dari stabil menjadi negatif. 

Dari pasar global, investor akan mencermati data inflasi AS bulan Januari 2026 yang menurut konsensus mencapai 2,5 persen (YoY), melambat dari 2,7 persen (YoY) pada Desember 2025 (13/2). Inflasi inti diperkirakan juga melambat menjadi 2,5 persen (YoY) pada Januari 2026 dari 2,6 persen (YoY) pada Desember 2025. Data inflasi ini akan menjadi perhatian investor setelah data nonfarm payrolls Amerika Serikat (AS) lebih baik dari perkiraan. 

Daftar saham pilihan Phintraco Sekuritas hari ini, meliputi: SMGR, ASII, INTP, PGEO, dan SMDR.

Sementara itu, BRI Danareksa Sekuritas memprediksi IHSG hari ini bergerak terbatas dalam kisaran 8.150-8.300, dengan risiko profit taking masih cukup tinggi menjelang libur panjang. Investor juga masih akan bersikap wait and see menantikan respons lanjutan pemerintah terkait penurunan outlook rating oleh Moody's serta perkembangan isu MSCI.

"Dari global, perhatian pasar akan tertuju pada rilis inflasi AS Januari 2026, yang diperkirakan melambat ke 2,5 persen (YoY). Data ini berpotensi memengaruhi ekspektasi arah kebijakan The Fed, terutama setelah rilis nonfarm payrolls AS yang lebih baik dari perkiraan," kata Technical Analyst BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS), Reza Diofanda.

Saham pilihan BRIDS hari ini adalah BKSL, ENRG, dan PSAB.

Share
Topics
Editorial Team
Pingit Aria
EditorPingit Aria
Follow Us

Latest in Market

See More

Harga Perak Hari Ini, Jumat 13 Februari 2026: Turun Rp3.200

13 Feb 2026, 09:36 WIBMarket