- Pembelian 101.700 saham di harga Rp9.575 per saham.
- Pembelian 238.500 saham di harga Rp9.600 per saham.
- Pembelian 102.700 saham di harga Rp9.625 per saham.
- Pembelian 107.600 saham di harga Rp9.525 per saham.
- Pembelian 96.700 saham di harga Rp9.675 per saham.
- Pembelian 90.800 saham di harga Rp9.550 per saham.
- Pembelian 262.000 saham di harga Rp9.650 per saham.
Prajogo Pangestu Akumulasi Kepemilikan Atas BREN, Aksi Beli Rp21,49 M

Jakarta, FORTUNE - Taipan Prajogo Pangestu menambah kepemilikan atas saham emiten PT Barito Renewables Tbk (BREN) di tengah koreksi yang terjadi pada perdagangan 2026. Akumulasi nilai transaksi aksi belinya adalah Rp21,49 miliar.
Prajogo Pangestu telah melakukan aksi beli atas saham BREN sebanyak 2 kali pada Januari 2026 dalam beberapa transaksi berbeda. Yang pertama pada 13 Januari, sedangkan yang kedua pada 15 Januari.
Setelah kedua transaksi yang diumumkan tersebut, kepemilikan saham Prajogo bertambah menjadi 140,78 juta saham dengan hak suara 0,105 persen. "Tujuan transaksi adalah untuk investasi pribadi," demikian dikutip dari keterbukaan informasi BREN, Senin (19/1).
Pada transaksi yang lebih baru, Prajogo Pangestu tercatat mengakumulasi pembelian atas 1 juta saham BREN dalam 7 kali transaksi. Total nilainya hampir mencapai Rp9,61 miliar. Berikut ini perinciannya:
Sementara itu, aksi beli pada 13 Januari dilakukan dalam 10 transaksi. Nilai transaksinya berjumlah hampir Rp11,88 miliar, dengan detail sebagai berikut:
- Pembelian 47.400 saham di harga Rp8.850 per saham.
- Pembelian 68.800 saham di harga Rp8.875 per saham.
- Pembelian 360.500 saham di harga Rp8.900 per saham.
- Pembelian 28.700 saham di harga Rp8.925 per saham.
- Pembelian 43.200 saham di harga Rp8.825 per saham.
- Pembelian 109.700 saham di harga Rp8.975 per saham.
- Pembelian 394.000 saham di harga Rp9.000 per saham.
- Pembelian 49.200 saham di harga Rp9.025 per saham.
- Pembelian 125.100 saham di harga Rp8.800 per saham.
- Pembelian 103.400 saham di harga Rp8.950 per saham.
Terkait pergerakan saham BREN, sepanjang 2026, harganya telah terkoreksi 0,77 persen ke Rp9.600.











