Mengacu pada paparan Bapanas, berikut delapan komoditas yang telah mencapai swasembada.
1. Beras
Produksi beras nasional diperkirakan mencapai 34,76 juta ton, sedangkan kebutuhan berada di kisaran 31,10 juta ton. Selain surplus produksi, pemerintah juga mencatat Cadangan Beras Pemerintah (CBP) telah mencapai sekitar 5,24 juta ton per 22 Juli 2026.
2. Jagung
Jagung menjadi komoditas berikutnya yang telah mencatatkan swasembada. Produksi nasional diperkirakan mencapai 18 juta ton, lebih tinggi dibandingkan kebutuhan sebesar 16,43 juta ton dan menghasilkan surplus sekitar 1,56 juta ton.
3. Gula konsumsi
Untuk gula konsumsi, produksi diperkirakan mencapai 3,04 juta ton, sementara kebutuhan nasional sekitar 2,83 juta ton. Selisih tersebut menghasilkan surplus sekitar 207 ribu ton.
4. Cabai besar
Cabai besar termasuk komoditas yang produksinya melebihi kebutuhan masyarakat. Berdasarkan proyeksi Bapanas, produksi tahunan mencapai sekitar 1,51 juta ton, sedangkan kebutuhan konsumsi berada di kisaran 929 ribu ton.
5. Cabai rawit
Selain cabai besar, cabai rawit turut mencatatkan surplus. Produksinya diperkirakan mencapai sekitar 1,5 juta ton dengan kebutuhan konsumsi sekitar 913 ribu ton sepanjang tahun.
6. Daging ayam ras
Produksi daging ayam ras diproyeksikan mencapai 4,89 juta ton, sedangkan kebutuhan nasional sekitar 4,02 juta ton. Surplus produksi tersebut juga memungkinkan Indonesia melakukan ekspor sekitar 44 ton.
7. Telur ayam ras
Komoditas telur ayam ras juga telah memenuhi kebutuhan domestik. Produksi diperkirakan mencapai 6,98 juta ton dengan kebutuhan sekitar 6,47 juta ton, sehingga masih terdapat surplus sekitar 516 ribu ton.
8. Bawang merah
Bawang merah melengkapi daftar delapan komoditas yang telah mencapai swasembada. Produksi nasional diperkirakan mencapai 1,32 juta ton, sedikit lebih tinggi dibandingkan kebutuhan sekitar 1,25 juta ton dan surplus 69,36 ribu ton.