NEWS

Kepala BKF Klaim Angka Kemiskinan Naik Tipis

Tingkat kemiskinan RI lebih moderat dibndingka negara lain.

Kepala BKF Klaim Angka Kemiskinan Naik TipisFebrio Kacaribu, Kepala Badan Kebijakan Fiskal, Kementerian Keuangan. (dok. BKF)
17 January 2023
Follow Fortune Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News

Jakarta, FORTUNE – Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan, Febrio Kacaribu, mengatakan tingkat kemiskinan di Indonesia naik tipis per September 2022. Hal ini disebabkan kenaikan inflasi bahan pangan periode sebelumnya yang sempat mencapai puncaknya di 11,5 persen pada Juli 2022.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan pada September 2022 mencapai 9,57 persen, naik 0,03 persen dari 0,14 persen pada Maret 2022.

"Keputusan Pemerintah untuk menaikkan subsidi energi menjadi Rp551 triliun menjadi faktor kunci menjaga angka kemiskinan,” kata Febrio dalam keterangan resmi, Selasa (17/1).

Namun, tingkat kemiskinan yang dialami Indonesia lebih moderat jika dibandingkan dengan banyak negara lainnya, seperti Amerika Serikat dan negara-negara di Eropa yang mencatatkan rekor tertinggi dalam empat dekade terakhir.

Peran APBN

Ilustrasi APBN.
Ilustrasi APBN. (Kemenkeu)

Fabio mengtakan, APBN berperan krusial dalam meredam gejolak inflasi global melalui mekanisme subsidi energi dan alokasi belanja stabilisasi harga pangan.

"Ke depan, pemerintah perlu menjaga momentum penurunan inflasi dan mengakselerasi realisasi belanja pada Triwulan 1 2023 untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi dan menurunkan angka kemiskinan,” ujarnya. 

Ia memperkirakan bahwa tingkat kemiskinan dapat kembali menurun ke depan, seiring dengan inflasi bahan pangan yang menunjukkan tren penurunan signifikan dari 9 persen pada September 2022 sampai 5,6 persen pada Desember 2022.

Rilis BPS

Kepala BPS Margo Yuwono
Kepala BPS, Margo Yuwono. (dok. Badan Pusat Statistik)

Related Topics