Comscore Tracker
NEWS

APRN Gandeng LSPR Suskeskan Konferensi Kepemimpinan Internasional

ILC membawa misi mengembangkan kepemimpinan secara global.

APRN Gandeng LSPR Suskeskan Konferensi Kepemimpinan InternasionalInternational Leadership Conference (ILC) di Trans Resort, Bali, Indonesia pada Sabtu, 4 Juni 2022./Dok. lspr.edu

by Desy Yuliastuti

Bali, FORTUNE - ASEAN Public Relations Network (APRN) berkolaborasi dengan International Leadership Association (ILA) dan Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR menggelar International Leadership Conference (ILC) pada 4 Juni 2022.  

Acara digelar secara hybrid, di Trans Resort, Bali, Indonesia dan virtual melalui Zoom meeting  ini menghadirkan pembicara dari berbagai negara untuk berbagi pengetahuan mengenai kepemimpinan dan komunikasi. Selain konferensi, para cendekiawan dan akademisi juga mengumpulkan abstrak call for papers dan presentasi.

Rangkaian agenda ILC di antaranya, kepemimpinan perempuan dan penyiapan calon pemimpin muda. Tiga topik yang dibahas yakni, tantangan kepemimpinan, kapasitas kepemimpinan dan penelitian tentang kepemimpinan.

Konferensi ini dimulai dengan sambutan dari Prita Kemal Gani selaku Presiden ASEAN PR Network dan CEO & Founder of Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR, diikuti dengan pemukulan Bell Gong bersama tamu VVIP sebagai penanda telah dimulainya konferensi. 

Prita menjelaskan, konferensi itu cukup penting untuk menakar kepemimpinan dari para leader di tingkat ASEAN. Menurutnya, kepemimpinan harus dibangun secara kolektif dan berjalan bersama-sama. Pemimpin menurut Prita, harus visioner dalam menangkap kepentingan masyarakat luas.

Leaders harus bekerja bersama, tidak ada yang pintar sendiri, tidak ada yang bisa mengerjakan sendiri, semua harus dikerjakan bersama-sama. Orang tidak bisa sakti sendirian, orang akan sakti kalau bersama-sama,” kata Prita dalam keterangan resmi, dikutip Senin (13/6).

Agenda diskusi yang berwawasan dan menginspirasi

Dalam konferensi ini, para ahli memberikan insight mendalam terkait kepemimpinan dan komunikasi. Di antaranya presentasi dari Professor Mike Hardy, Chairman of International Leadership Association & Director of the Centre for Trust, Peace and Social Relations, Coventry University, UK. 

Selain itu, Cynthia Cherrey selaku President and CEO of International Leadership Association dan Professor Kevin Lowe selaku Board Member International Leadership Association and Professor of Leadership, University of Sydney turut datang secara virtual ke acara konferensi sebagai perwakilan dari International Leadership Association.

Hadir pula Sandiaga Salahuddin Uno selaku Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan. Erick Thohir, Menteri Badan Usaha Milik Negara Indonesia. Dalam konferensi juga hadir  Wakil Gubernur Bali, Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati memberikan paparan dan ditutup dengan ulasan dari Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Usman Kansong.

International Leadership Conference juga mendatangkan dua duta besar, yaitu H.E. Mr. Tantowi Yahya, Duta Besar Indonesia untuk Selandia Baru ke-14 dan H.E Desra Percaya, Duta Besar Indonesia untuk Britania Raya ke-21 sebagai pembicara.

Rangkaian diskusi panel di ILA

Konferensi ini mengadakan dua diskusi panel, Panel Pemimpin Akademik bersama I Made Sudjana selaku Rektor, Institut Pariwisata Dan Bisnis Internasional, Andre Ikhsano selaku Rektor Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR, dan Anastasia Sulistyawati selaku Direktur Politeknik Internasional Bali. 

Panel kedua merupakan panel Asosiasi Pemimpin PR yang diisi oleh Jaffri Amin Osman selaku Chair for Global Alliance Asia-Pacific & Vice President at Institute PR Malaysia, Boy Kelana Soebroto selaku Ketua Umum PERHUMAS & Head of Corporate Communications Astra International.

Tak kalah penting, Dato' Sri Haji Ibrahim Abdul Rahman selaku President of Institute PR Malaysia, My Nguyen Khoa selaku Chair of Vietnam PR Network, Norman Agatep selaku Global Alliance Asia Pacific Council Member & Former President of PR Society of the Philippines, Fiona Cassidy selaku Chair of Public Relations Institute of New Zealand dan Koh Juat Muay selaku President of Institute Public Relations Singapore.

Diskusi diakhiri topik hangat mengenai Women Leader in Business bersama Vina A. Muliana selaku Winner for Best of Learning & Education Category di Tik Tok Awards 2021.

Misi mengembangkan kepemimpinan secara global

Prita mengatakan, konferensi hari ini akan menjadi awal bermulanya misi global leadership dan akan terus mengadakan diskusi dan konferensi meja bundar antarpara pemimpin di masing-masing bidang.

“Kami ingin mengundang siapa pun yang ingin belajar bersama-sama. Dan seperti yang dikatakan John F. Kennedy, “Leadership and learning are indispensable to each other…’ sehingga kami akan menyajikan banyak kesempatan untuk belajar dan berkoneksi di masa yang akan datang,” ujarnya.

Professor Mike Hardy juga mengatakan, tidak ada waktu yang lebih penting daripada untuk mempromosikan perkembangan kepemimpinan secara global–individu dan organisasi yang bekerja di berbagai sektor, disiplin, dan profesi di seluruh dunia dengan komitmen yang mendalam untuk penerapan kepemimpinan yang akan membantu membentuk masa depan yang lebih baik. 

“Memahami kompleksnya dunia, membuat perbedaan melalui tindakan yang positif dan memperkuat komunikasi adalah kunci dari tema acara International Leadership Conference yang berkolaborasi dengan International Leadership Association,” katanya. 

Selain itu, konferensi ditutup dengan peluncuran International Leadership Association (ILA) Asia Pacific Chapter, mengundang pemimpin dari seluruh Asia Pacific untuk ikut bergabung dan menjadi bagian dari kami.

Bagi peserta Call for Paper yang terpilih, jurnal yang sudah mereka buat akan mendapatkan kesempatan untuk diterbitkan dalam Jurnal SINTA 2 seperti Jurnal Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI), Jurnal Ilmu Komunikasi UPN Yogyakarta, Jurnal Kajian Komunikasi Universitas Padjadjaran, dan Jurnal Profesi Humas Universitas Padjadjaran.

Related Articles