NEWS

PLN Pastikan Tak Ada Pemadaman Terencana pada Hari H Pemilu

Masa siaga Pemilu oleh PLN berlaku 11-18 Februari.

PLN Pastikan Tak Ada Pemadaman Terencana pada Hari H PemiluPetugas PLN melakukan inspeksi dan pemeliharaan pada komponen pembangkit. (Doc: PLN)
08 February 2024
Follow Fortune Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News

Jakarta, FORTUNE - PT PLN (Persero) memastikan takkan menerapkan pemadaman terencana pada hari Pemilihan Umum (Pemilu) 14 Februari 2024. 

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, memastikan tersedianya pasokan setrum di seluruh sistem kelistrikan selama masa siaga Pemilu.

PLN juga telah mendata lokasi-lokasi strategis Pemilu dan pasokannya, serta melakukan inspeksi dan pemeliharaan untuk memastikan instalasinya dalam kondisi normal untuk menjaga keandalan listrik. 

"Selama masa siaga, PLN tidak akan melakukan pemadaman terencana, kecuali emergency. PLN juga telah membuat prosedur pengamanan pasokan dan berkoordinasi dengan pihak pengamanan," ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (7/2).

Darmawan mengatakan PLN telah menetapkan masa siaga Pemilu pada 11-18 Februari 2024 dengan membentuk 1.853 posko siaga dan mengerahkan 81.591 personil siaga di seluruh daerah di Tanah Air.

Diproyeksikan, sistem kelistrikan pada hari-H Pemilu akan tetap aman dengan beban puncak mencapai 36.643 megawatt (MW) dan daya mampu pasok 57.543 MW.

"PLN akan fokus mengamankan pasokan listrik untuk kelancaran Pemilu 2024. Kami ingin pastikan seluruh masyarakat bisa memilih dengan tenang di TPS masing-masing," kata Darmawan.

Siapkan personel dan peralatan

Untuk menjaga keandalan pasokan, PLN juga akan menyiagakan 130 tim pekerjaan dalam keadaan bertegangan (PDKB) dengan total 1.040 personil.

Peralatan pendukung juga akan disiagakan, yakni berupa 1.731 unit genset, 1.091 Unit Gardu Bergerak (UGB), 116 Unit Kabel Bergerak (UKB), 735 unit  Uninterruptible Power Supply (UPS), 395 unit Crane.

Sebagai pendukung operasional, 3.756 unit mobil dan 3.318 unit motor juga akan dipersiapkan oleh perseroan. Khusus untuk kendaraan listrik, 624 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) juga bersiaga di seluruh Indonesia. 

"Seluruh peralatan kami akan siaga penuh untuk memastikan percepatan pemulihan listrik jika terjadi gangguan. Dalam hal terjadi gangguan, akan dilakukan manuver jaringan sehingga yang terdampak dapat terisolir untuk selanjutnya dapat dilakukan perbaikan," kata Darmawan.  

Related Topics