PT Hutama Karya (Persero) merampungkan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) DKI Jakarta. Fasilitas tersebut kini dimanfaatkan siswa sebagai bagian dari implementasi program pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo meninjau langsung fasilitas SR DKI Jakarta pada Selasa (11/8/2026). (dok. Hutama Karya)
SR DKI Jakarta dibangun dengan kapasitas hingga 900 siswa dan luas bangunan mencapai 9.721,95 meter persegi. Fasilitasnya mencakup ruang kelas, laboratorium komputer dan bahasa, laboratorium kimia, fisika dan biologi, perpustakaan, UKS, ruang guru, ruang kepala sekolah, ruang tata usaha, ruang server, ruang laktasi, toilet, hingga gudang.
Sebagai sekolah dengan konsep boarding school, kawasan tersebut juga dilengkapi fasilitas asrama siswa, Rusun Guru, dan masjid. Terdapat tiga gedung asrama untuk siswa SD dengan luas total 6.186,22 meter persegi dan kapasitas 448 siswa.
Sementara untuk jenjang SMP dan SMA, tersedia masing-masing satu gedung asrama putra dan putri dengan luas 2.738,43 meter persegi dan kapasitas masing-masing 220 siswa. Kedua fasilitas tersebut dilengkapi kamar tidur, ruang pengasuh, area komunal, kantin, kamar difabel, area cuci dan jemur, ruang panel, serta toilet.
Hutama Karya juga membangun Rusun Guru dengan luas 2.103,57 meter persegi yang mampu menampung hingga 76 guru. Untuk mendukung kegiatan keagamaan, kawasan SR DKI Jakarta dilengkapi masjid seluas 1.530,03 meter persegi dengan kapasitas hingga 800 orang.
Plt. Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Hamdani mengatakan pembangunan SR DKI Jakarta menjadi bentuk dukungan perusahaan terhadap program pemerintah melalui penyediaan infrastruktur pendidikan yang berkualitas dan terintegrasi.
“Konsep tersebut diharapkan dapat mendukung proses belajar mengajar sekaligus membentuk lingkungan yang kondusif bagi siswa untuk mengembangkan potensi dan karakter jangka panjang bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Indonesia,” ujar Hamdani.
Bagi Hutama Karya, pembangunan fasilitas tersebut juga menjadi bagian dari kontribusi perusahaan sebagai BUMN yang mendapat mandat mengerjakan berbagai proyek infrastruktur strategis nasional. Dengan mengintegrasikan fasilitas pendidikan, hunian siswa dan guru, serta sarana pendukung lainnya dalam satu kawasan, SR DKI Jakarta diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang mendukung pengembangan kualitas SDM secara berkelanjutan. (WEB)