Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kemenkeu: Modal Danantara Development Management Fund Bukan Dari APBN
Logo Danantara Indonesia. (Dok/Istimewa).
  • Kementerian Keuangan memastikan modal awal Danantara Development Management Fund tidak bersumber dari APBN.
  • DDMF disiapkan membiayai proyek strategis, termasuk mobil listrik nasional dan Giant Sea Wall pantai utara Jawa, serta dapat memakai skema blended finance.
  • Presiden Prabowo menyebut DDMF sebagai instrumen dana kedaulatan untuk proyek jangka panjang yang belum layak dibiayai investasi komersial jangka pendek.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE - Pemerintah memastikan dana awal Danantara Development Management Fund (DDMF) yang dikelola Danantara tidak berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

DDMF disiapkan sebagai salah satu sumber pembiayaan untuk mendukung proyek-proyek besar dan strategis yang akan dijalankan Danantara. Sejumlah proyek yang disebut masuk dalam cakupan tersebut antara lain mobil listrik nasional dan pembangunan Giant Sea Wall di pantai utara Jawa.

“Tidak akan, setahu saya tidak akan menggunakan dana dari APBN,” ujar Plt. Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuangan Ferry Ardiyanto dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (19/8).

Selain menggunakan dana awal tersebut, Danantara juga disebut memiliki opsi untuk melakukan pembiayaan melalui skema lain, termasuk blended finance.

DDMF merupakan holding investasi yang fokus pada pembangunan nasional dan pelayanan publik yang memberikan dampak sosial dan ekonomi. DDMF berperan sebagai katalis investasi yang menjembatani kebutuhan pembangunan nasional dengan pembiayaan jangka panjang melalui kolaborasi pemerintah, BUMN, swasta, dan investor institusional.

Presiden Prabowo Subianto menjelaskan peran Development Management Fund (DDMF) sebagai instrumen Danantara untuk membiayai berbagai proyek strategis jangka panjang yang penting bagi Indonesia. Menurutnya, DDMF dirancang untuk mendukung proyek yang belum dapat dibiayai melalui investasi komersial jangka pendek, sehingga tidak seluruh kebutuhan pendanaannya harus bergantung pada APBN.

Prabowo menegaskan, Danantara sebagai dana kedaulatan Indonesia harus menjadi instrumen untuk membangun kapasitas bangsa dalam jangka panjang. Melalui DDMF, dana kedaulatan tersebut akan ditempatkan secara disiplin dan profesional untuk mendukung proyek-proyek strategis nasional.

"Saya ingin masyarakat mengenal Danantara Development Management Fund atau DDMF. Danantara adalah dana kedaulatan kita. Danantara harus menjadi instrumen pembangun kapasitas bangsa untuk puluhan tahun mendatang," ujarnya dalam pidato Sidang Tahunan MPR - Sidang Bersama DPR-DPD RI, Jumat (14/8).

Curated For You

Editorial Team

Related Article