Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Jepang Pangkas Pajak Makanan, Purbaya Belum Mau Turunkan PPN
ilustrasi mengenal perbedaan PPh 23 dan pajak lainnya (pexels.com/Nataliya Vaitkevich)
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan belum ada rencana menurunkan tarif PPN dalam waktu dekat.
  • Pemerintah Indonesia menyiapkan BLT, KIP, dan program lain untuk menjaga daya beli masyarakat.
  • Purbaya menilai penurunan PPN perlu dipertimbangkan hati-hati karena penerimaan berkurang dapat memperbesar defisit.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah tarif PPN perlu diturunkan dalam waktu dekat?
Vote Now
2022

Standar tarif PPN Indonesia sebesar 11 persen mulai berlaku.

1 Januari 2025

Tarif standar untuk barang dan jasa mewah menjadi 12 persen.

April 2027

Pemerintah Jepang berencana memangkas pajak konsumsi atas makanan menjadi 1 persen dari 8 persen selama dua tahun.

2029

Tarif PPN 1 persen atas makanan dan minuman akan digantikan refundable tax credit system. Tarif akan kembali 8 persen apabila kebijakan khusus bagi masyarakat berpenghasilan rendah telah disiapkan dan diterapkan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah tarif PPN perlu diturunkan dalam waktu dekat?
Vote Now
  • What?
    Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan belum ada rencana menurunkan tarif PPN dalam waktu dekat.
  • Who?
    Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan pemerintah Indonesia.
  • Where?
    Jakarta.
  • When?
    Kamis (10/9).
  • Why?
    Penurunan PPN dikhawatirkan mengurangi penerimaan dan memperbesar defisit bila tidak diimbangi efisiensi belanja.
  • How?
    Pemerintah menyiapkan BLT, bantuan tunai pendidikan melalui KIP, dan sejumlah program lain untuk menjaga daya beli masyarakat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah tarif PPN perlu diturunkan dalam waktu dekat?
Vote Now

Pak Purbaya bilang pajak PPN di Indonesia belum mau diturunkan sekarang. Di Jepang, pajak makanan mau jadi 1 persen mulai April 2027. Pak Purbaya bilang Indonesia punya BLT dan KIP untuk membantu orang. Kalau PPN turun, uang yang diterima bisa berkurang dan defisit bisa membesar.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah tarif PPN perlu diturunkan dalam waktu dekat?
Vote Now

Pemerintah telah menyiapkan BLT, bantuan tunai pendidikan melalui KIP, dan sejumlah program lain untuk menjaga daya beli masyarakat. Pendekatan ini memungkinkan dukungan kepada masyarakat tetap disiapkan sambil mempertimbangkan penerimaan negara dan efisiensi belanja secara hati-hati, tanpa mengubah besaran PPN dalam waktu dekat.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah tarif PPN perlu diturunkan dalam waktu dekat?
Vote Now

Jakarta, FORTUNE - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan bahwa ia belum memiliki rencana untuk menurunkan besaran tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dalam waktu dekat. Hal ini merespons langkah pemerintah Jepang yang berencana memangkas pajak konsumsi atas makanan menjadi 1 persen dari 8 persen selama dua tahun mulai April 2027.

“Tidak [ada rencana]. Jadi tidak naik dan tidak turun, kita steady,” kata Purbaya di Jakarta, Kamis (10/9).

Purbaya menjelaskan bahwa langkah Jepang untuk memangkas besaran tarif pajak tersebut menjadi tindak lanjut atas ekonomi yang melambat. Sementara itu, pemerintah Indonesia telah menyiapkan subsidi mulai dari bantuan langsung tunai (BLT), bantuan tunai pendidikan melalui program Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan sejumlah program lainnya yang bisa menjaga daya beli masyarakat.

Dengan demikian, besaran pajak tidak dapat diturunkan tanpa pertimbangan yang panjang. “Nggak bisa lah. Nanti kalau turun, saya dibilang defisitnya membesar, kan nggak segampang itu. Kalau saya sih maunya 0, tapi 0 kita nggak punya duit nanti lu pada ribut, utang semua,” ujarnya.

Menurutnya, apabila PPN diturunkan, ia khawatir apabila penerimaan berkurang. Apabila penrimaan berkurang dan tidak diimbangi dengan efisiensi belanja, maka defisit akan membengkak. “Jadi kita mesti timbang dengan hati-hati semuanya,” kata Purbaya.

Pada 2029 nanti, penerapan tarif PPN sebesar 1 persen atas makanan dan minuman akan digantikan dengan refundable tax credit system yang bertujuan untuk memberikan perlindungan terhadap masyarakat berpenghasilan rendah. Sementara itu, tarif PPN atas makanan dan minuman nantinya akan kembali naik 8 persen apabila kebijakan khusus untuk masyarakat berpenghasilan rendah telah disiapkan dan diterapkan.

Indonesia sendiri saat ini memiliki standar tarif PPN sebesar 11 persen yang mulai berlaku pada 2022. Sementara itu, per 1 Januari 2025, tarif standar untuk barang dan jasa mewah menjadi 12 persen.

Pilih pandanganmu soal tarif PPN

Apakah tarif PPN perlu diturunkan dalam waktu dekat?

See More
Perlu diturunkan
A*** has voted
B*** has voted
C**** has voted
Tetap seperti sekarang

Curated For You

Editorial Team

Related Article