Indonesia mencatat skor 389 untuk sains, 365 untuk membaca, 364 untuk matematika, dan 427 untuk CPS. Capaian tersebut membuat Indonesia menempati peringkat keenam di kawasan ASEAN.
Hasil PISA 2025 menunjukkan kemampuan siswa Indonesia meningkat dalam bidang sains dan membaca dibandingkan hasil PISA 2022. Skor sains tumbuh 6 poin dan membaca 7 poin, sementara matematika turun 2 poin.
Secara keseluruhan, skor Indonesia masih tertinggal dari beberapa negara di Asia Tenggara. Indonesia di bawah Thailand dan Malaysia yang menempati urutan keempat dan kelima.
Tantangan pendidikan Indonesia terletak pada proporsi siswa berkemampuan rendah. Sebanyak 60,9 persen siswa Indonesia masih berada di Level 2 dalam sains, membaca, dan matematika. Sementara itu, kelompok berprestasi tinggi hanya 0,1 persen.
Namun, OECD melaporkan perkembangan positif dalam dukungan terhadap guru di Indonesia. Lebih dari 90 persen siswa Indonesia juga menyatakan tertarik untuk berkontribusi dalam perlindungan lingkungan lewat pekerjaan mereka di masa depan.