Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Airlangga: NVIDIA Jajaki Investasi Pusat Data US$4,5 Miliar di Batam
ilustrasi logo Nvidia (pexels.com/UMA media)
  • NVIDIA menjajaki investasi pusat data senilai US$4,5 miliar di Batam, yang diarahkan ke KEK yang disiapkan pemerintah.

  • Kapasitas pusat data Indonesia saat ini sekitar 800 MW, sementara proyek dalam pipeline berpotensi meningkatkannya menjadi 1,3 GW.

  • Airlangga menyebut kebutuhan pusat data meningkat seiring perkembangan AI dan pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa dampak utama investasi NVIDIA di Batam?
Vote Now
Rabu (23/9)

Airlangga menyampaikan bahwa NVIDIA telah berbicara di Batam mengenai rencana investasi pusat data senilai US$4,5 miliar.

saat ini

Kapasitas pusat data Indonesia telah mencapai sekitar 800 MW. Potensi pasar digital Indonesia berada di kisaran US$180 miliar.

3-4 tahun kedepan

Kebutuhan data center diproyeksikan akan terus meningkat.

2030

Potensi pasar digital Indonesia diproyeksikan meningkat menjadi sekitar US$400 miliar.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa dampak utama investasi NVIDIA di Batam?
Vote Now
  • What?
    NVIDIA menjajaki rencana investasi pusat data senilai US$4,5 miliar atau sekitar Rp80,1 triliun di Batam.
  • Who?
    NVIDIA dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
  • Where?
    Kawasan Ekonomi Khusus yang disiapkan pemerintah di Batam, Kepulauan Riau.
  • When?
    Rencana tersebut disampaikan Airlangga di Jakarta, Rabu (23/9).
  • Why?
    Investasi diarahkan untuk pengembangan infrastruktur ekonomi digital Indonesia, seiring meningkatnya kebutuhan pusat data dan perkembangan AI.
  • How?
    NVIDIA telah berbicara di Batam mengenai rencana investasi di Kawasan Ekonomi Khusus yang disiapkan pemerintah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa dampak utama investasi NVIDIA di Batam?
Vote Now

NVIDIA, perusahaan teknologi dari Amerika, sedang membicarakan rencana membuat pusat data di Batam. Nilainya sangat besar, yaitu US$4,5 miliar. Menteri Airlangga mengatakan tempatnya ada di kawasan khusus yang disiapkan pemerintah. Sekarang Indonesia sudah punya banyak pusat data, dan kebutuhannya diperkirakan terus bertambah.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa dampak utama investasi NVIDIA di Batam?
Vote Now

Rencana investasi NVIDIA dapat memperkuat pengembangan infrastruktur ekonomi digital Indonesia melalui tambahan kapasitas pusat data. Potensi ini didukung ketersediaan lahan, listrik, energi hijau, dan air di Indonesia. Penguatan pusat data juga sejalan dengan perkembangan AI, industri semikonduktor, serta proyeksi pertumbuhan pasar digital nasional dan kawasan ASEAN.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa dampak utama investasi NVIDIA di Batam?
Vote Now

Jakarta, FORTUNE - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, NVIDIA, tengah menjajaki rencana investasi pusat data (data center) senilai US$4,5 miliar atau sekitar Rp80,1 triliun di Batam, Kepulauan Riau.

Airlangga mengatakan rencana investasi tersebut akan diarahkan ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang telah disiapkan pemerintah di Batam.

“Kemarin NVIDIA sudah berbicara di Batam, di Kawasan Ekonomi Khusus yang kami siapkan, itu mereka rencana mau investasi US$4,5 miliar,” ujar Airlangga di Jakarta, Rabu (23/9).

Rencana investasi tersebut menjadi bagian dari pengembangan infrastruktur ekonomi digital Indonesia.Airlangga menyebut kapasitas pusat data Indonesia saat ini telah mencapai sekitar 800 megawatt (MW).

Sementara itu, proyek yang telah masuk dalam pipeline berpotensi meningkatkan kapasitas pusat data nasional hingga 1,3 gigawatt (GW).

Menurut Airlangga, Indonesia memiliki sejumlah keunggulan untuk menjadi lokasi pengembangan pusat data di kawasan ASEAN. Faktor tersebut mencakup ketersediaan lahan, pasokan listrik, energi hijau, hingga air.

Ia menilai kebutuhan terhadap pusat data akan semakin besar seiring perkembangan AI. Infrastruktur tersebut menjadi salah satu komponen penting dalam pengembangan ekonomi digital, bersama dengan industri semikonduktor.

Menurutnya, kebutuhan data center akan diproyeksi akan terus meningkat dalam 3-4 tahun kedepan

Potensi pasar digital Indonesia diproyeksikan meningkat lebih dari dua kali lipat menjadi sekitar US$400 miliar pada 2030, dari posisi saat ini yang berada di kisaran US$180 miliar. Pertumbuhan tersebut sejalan dengan perkembangan ekonomi digital dan penguatan kerja sama digital di kawasan ASEAN.

“Dan apabila digital economic framework agreement nanti ditandatangani di Manila maka potensi ASEAN yang semula di tahun 2030 Rp1 triliun itu akan menaik menjadi Rp2 triliun dan Indonesia adalah 40 persen dari itu, jadi antara Rp600-800 miliar,” ujarnya.

Bagaimana pandanganmu soal rencana investasi ini?

Apa dampak utama investasi NVIDIA di Batam?

See More

Editorial Team

Related Article