Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install

Pertamina Akuisisi Hak Partisipasi Tiga Lapangan Migas Aljazair

3 min read
Pertamina Akuisisi Hak Partisipasi Tiga Lapangan Migas Aljazair
ilustrasi lapangan migas (pertamina.com)

  • Pertamina melalui PAEP mengakuisisi hak partisipasi Moeve di tiga lapangan migas darat Aljazair: Rhourde el Khrouf, Bir el Msana, dan Ourhoud.

  • Transaksi dengan anak usaha Moeve masih menunggu persetujuan otoritas Aljazair. Nilai transaksi dan besaran hak partisipasi belum diumumkan.

  • Akuisisi menjadi strategi penguatan portofolio hulu internasional dan pasokan energi domestik, seiring Pertamina membahas keberlanjutan operasi serta kerja sama dengan Aljazair.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE — PT Pertamina (Persero) mengakuisisi hak partisipasi perusahaan energi asal Spanyol, Moeve, di tiga lapangan migas di Aljazair. Akuisisi dilakukan melalui PT Pertamina Algeria EP (PAEP), anak perusahaan PT Pertamina Internasional EP (PIEP) yang berada di bawah Subholding Upstream Pertamina.

Ketiga lapangan migas tersebut adalah Rhourde el Khrouf (RKF), Bir el Msana (BMS), dan Ourhoud (ORD). Seluruhnya merupakan lapangan migas darat (onshore) yang berlokasi di Cekungan Berkine, Aljazair.

  1. Akuisisi masih menunggu persetujuan otoritas Aljazair

    Dalam transaksi akuisisi, PAEP menandatangani perjanjian dengan dua anak perusahaan Moeve, yakni Cepsa Algérie, S.L.U. dan Cepsa (Rhourde El Rouni), S.L.U. Saat ini, proses akuisisi masih berlangsung dan menunggu persetujuan dari otoritas terkait di Aljazair. Nilai transaksi dan besaran hak partisipasi yang akan diambil alih pun belum diumumkan.

    PAEP sendiri telah mengelola kegiatan operasional dan investasi hulu migas Pertamina di Aljazair sejak 2012. Perusahaan juga menjalin kerja sama dengan perusahaan energi nasional Aljazair, Sonatrach, dalam pengelolaan aset migas di negara tersebut.

    Adapun PIEP merupakan anak perusahaan Pertamina yang mengelola aset migas di luar negeri. Didirikan pada 18 November 2013, PIEP menjalankan kegiatan akuisisi, pengelolaan lapangan migas, serta eksplorasi sumber minyak dan gas baru di berbagai negara.

  2. Pertamina perkuat portofolio migas internasional

    Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri mengatakan akuisisi tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan memperkuat bisnis hulu migas di pasar internasional sekaligus mendukung ketahanan energi nasional.

    “Langkah ekspansi ini sejalan dengan komitmen Pertamina untuk terus meningkatkan ketahanan energi nasional serta memperkuat portofolio bisnis hulu migas di kancah global,” ujar Simon, dikutip Kamis (5/11).

    Ekspansi juga sejalan dengan strategi Bring the Barrel Home, yakni upaya Pertamina mengoptimalkan produksi dari aset migas di luar negeri untuk mendukung pasokan energi dalam negeri.

    Saat ini, Pertamina melalui PIEP mengelola portofolio aset hulu migas yang tersebar di 11 negara, termasuk Aljazair. Sepuluh negara lainnya adalah Malaysia, Irak, Prancis, Italia, Tanzania, Gabon, Nigeria, Kolombia, Angola, dan Venezuela.

    Akuisisi tiga lapangan migas di Aljazair tersebut diharapkan dapat memperkuat portofolio internasional Pertamina sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan energi nasional.

  3. Kunjungan Pertamina ke Aljazair

    Sebelum mengumumkan akuisisi, delegasi Pertamina bersama Pertamina Hulu Energi (PHE) sempat kunjungan kerja ke Aljazair pada 20–22 Oktober 2026. Kunjungan tersebut dipimpin Wakil Direktur Utama sekaligus Deputy CEO Pertamina, Oki Muraza. Tujuan kunjungan adalah memperkuat kemitraan energi serta membahas keberlanjutan operasi hulu migas di negara itu.

    Dalam agenda pada 21 Oktober, delegasi bertemu dengan sejumlah pemangku kepentingan. Mulai dari bertemu regulator sektor hidrokarbon Aljazair ALNAFT, Menteri Hidrokarbon dan Pertambangan Mohamed Arkab, hingga perusahaan migas nasional Sonatrach.

    Pembahasan mencakup keberlanjutan operasi Blok 405A, koordinasi program kerja, kelancaran pasokan minyak mentah ke Indonesia, dan peluang pengembangan kerja sama baru.

    Oki mengatakan kemitraan dengan Aljazair bukan hanya hubungan komersial, tetapi kerja sama strategis jangka panjang.

    "Indonesia dan Aljazair memiliki ikatan persaudaraan yang kuat sejak era Konferensi Tingkat Tinggi Asia Afrika, dan hubungan ini harus terus kita jaga dan perkuat. Karena itu, kemitraan dengan Aljazair bagi Pertamina bukan sekadar hubungan komersial, melainkan kemitraan strategis jangka panjang,” ujar Oki, dikutip Kamis (5/11).

    Sealin itu, Pertamina berkomitmen menjaga operasi Blok 405A dan menjajaki peluang kolaborasi yang memberikan manfaat bagi kedua negara.

    FAQ seputar Pertamina akuisisi tiga lapangan migas di Aljazair

    Lapangan migas apa saja yang diakuisisi Pertamina di Aljazair?

    Ketiganya adalah Rhourde el Khrouf, Bir el Msana, dan Ourhoud di Cekungan Berkine.

    Melalui perusahaan apa Pertamina melakukan akuisisi?

    Akuisisi dilakukan melalui PT Pertamina Algeria EP (PAEP).

    Siapa pemilik sebelumnya dari hak partisipasi tersebut?

    Hak partisipasi tersebut sebelumnya dimiliki Moeve melalui dua anak perusahaannya.

    Sejak kapan PAEP mengelola bisnis hulu migas Pertamina di Aljazair?

    PAEP mengelola operasional dan investasi hulu migas di Aljazair sejak 2012.

Related Articles

See More