11 Kreator Indonesia Melaju ke TikTok Awards Southeast Asia 2026

- TikTok menetapkan 11 kreator Indonesia untuk TikTok Awards Southeast Asia 2026, setelah pemungutan suara publik yang menghimpun lebih dari 11 juta suara.
- Perwakilan Indonesia mencakup Erika Richardo, Tasya Farasya, Atta Halilintar, dan kreator lintas kategori seperti hiburan, olahraga, makanan, pendidikan, serta perdagangan digital.
- Kreator dari enam negara Asia Tenggara akan dinilai panel juri regional; pemenang dijadwalkan diumumkan pada 27 November 2026 di Bali.
Jakarta, FORTUNE - TikTok mengumumkan 11 kreator konten yang akan mewakili Indonesia dalam ajang perdana TikTok Awards Southeast Asia 2026. Mereka terpilih setelah melewati pemungutan suara publik yang mengumpulkan lebih dari 11 juta suara dari masyarakat di seluruh Indonesia.
Sebelas kreator tersebut akan berangkat ke Bali untuk bersaing dengan kreator dari negara-negara Asia Tenggara lainnya dalam perebutan penghargaan tingkat regional. Sejumlah nama yang masuk dalam daftar perwakilan Indonesia antara lain Erika Richardo, Tasya Farasya, dan Atta Halilintar.
General Manager of Content Operations, Southeast Asia TikTok, Angga Anugrah Putra, mengatakan para kreator terpilih mencerminkan keragaman komunitas lokal sekaligus menunjukkan potensi kreativitas dalam mendorong aktivitas ekonomi dan dampak sosial.
“Sebagai The Ones Who Spark It, mereka mencerminkan keragaman dan semangat komunitas lokal yang autentik, sekaligus menunjukkan bagaimana kreativitas dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan menghadirkan dampak sosial yang nyata," ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (6/11).
Dengan lebih dari 460 juta anggota komunitas TikTok di Asia Tenggara, percikan kreativitas dari seorang kreator dapat melintasi batas negara dan mendekatkan berbagai budaya. Dengan mempertemukan kreator terbaik dari enam negara dan membawa karya mereka ke panggung regional, TikTok ingin membuka lebih banyak peluang bagi para kreator untuk terus mengembangkan komunitas yang beragam, membangun bisnis yang berkelanjutan, dan menginspirasi audiens yang lebih luas.
Sebanyak 11 perwakilan Indonesia tersebut berasal dari berbagai kategori, mulai dari hiburan, kecantikan, olahraga, hingga perdagangan digital. Berikut daftar kreator yang akan berlaga di tingkat regional:
* Creator of the Year: Erika Richardo (@erikarichardo)
* Rising Creator of the Year: Andersen Sisters (@andersen.sisters)
* Popular Video of the Year: Kiaravirr (@kiaravirr)
* Beauty & Fashion Creator of the Year: Tasya Farasya (@tasyafarasya)
* Entertainment Creator of the Year: Hansen Vendi Agus (@hansenvendiagus14)
* Sports Creator of the Year: Rolan Sihombing (@rolansihombing_)
* Food Creator of the Year: Serly Asnim (@onebitebigbite)
* Education Creator of the Year: Andrea Novita (@andreanovitaa)
* Lifestyle Creator of the Year: Shadira Firdausi (@shaturday)
* Tokopedia & TikTok Shop Creator of the Year: Atta Halilintar (@attahalilintar)
* TikTok LIVE Creator of the Year: Jasun Marju (@jasunmarju58)
Erika Richardo yang terpilih sebagai perwakilan Indonesia untuk kategori Creator of the Year mengatakan pencapaian tersebut tidak terlepas dari dukungan komunitas dan orang-orang terdekatnya. Ia juga berharap dapat membawa kreativitas lokal ke tingkat regional.
"Bagi saya, menjadi kreator bukan hanya tentang berkarya, tetapi juga bagaimana karya tersebut dapat membawa dampak positif. Sebagai Perwakilan Indonesia, saya ingin membawa nama baik Indonesia ke panggung Asia Tenggara serta menunjukkan bahwa kreativitas lokal dapat menginspirasi dan memberikan dampak yang lebih luas," ujarnya.
Para perwakilan Indonesia tersebut ditetapkan setelah periode pemungutan suara bagi para nomine yang berlangsung pada 12–26 Oktober 2026. Selanjutnya, para kreator dari enam negara Asia Tenggara akan dinilai oleh panel juri yang terdiri dari pakar industri di tingkat regional, termasuk perwakilan Sekretariat ASEAN, WPP, dan TikTok.
Pemenang TikTok Awards Southeast Asia 2026 dijadwalkan diumumkan pada 27 November 2026 di Bali, Indonesia. Ajang ini menjadi panggung regional pertama yang mempertemukan kreator dari enam negara Asia Tenggara untuk mengapresiasi karya dan kontribusi mereka dalam membangun komunitas digital.




















