Jakarta, FORTUNE - Sejak pertama kali hadir pada 2012, Roti’O menempatkan gerainya di lokasi dengan mobilitas tinggi, seperti stasiun kereta dan bandara. Strategi ini berangkat dari kebutuhan konsumen yang membutuhkan makanan dan minuman praktis saat bepergian. Dengan hadir di tempat konsumen beraktivitas, Roti’O membangun fondasi untuk mengembangkan jaringan gerainya.
TikTok GO by Tokopedia Bantu Roti’O Jangkau Pasar Baru

Roti’O mempercepat digitalisasi sejak pandemi dan pada 2025 bergabung dengan TikTok GO by Tokopedia untuk menghubungkan konten, voucher, pembelian, serta kunjungan ke gerai.
Promosi mengandalkan Coffee Bun, paket bundling, kreator lokal, dan fitur LIVE; kampanye 9 Oktober 2026 mencatat penonton naik 500 persen serta GMV tumbuh 150 persen.
Strategi digital berjalan bersama ekspansi gerai: lebih dari 1.000 gerai terintegrasi voucher TikTok GO, sementara jaringan tumbuh sekitar 20–30 persen dan membidik wilayah hingga Indonesia timur.
Ketika pandemi COVID-19 membatasi mobilitas masyarakat pada 2020, Roti’O mempercepat upaya digitalisasi untuk tetap terhubung dengan konsumen. Pada 2025, perusahaan memperluas pendekatan tersebut dengan bergabung di TikTok GO by Tokopedia. Melalui layanan ini, konten kuliner dapat menghubungkan konsumen dengan produk, pembelian voucher, dan kunjungan ke gerai.
Direktur Utama Roti’O, Ali Susanto, menilai kanal digital membuka peluang bagi bisnis untuk menjangkau konsumen sekaligus mendorong mereka datang ke gerai fisik.
“Dulu mungkin orang sudah terbiasa dengan dunia digital untuk berbelanja. Hadirnya TikTok justru memberikan bukti bahwa aktivitas digital juga bisa membuat konsumen datang kembali ke gerai kami,” katanya.
Bagi Roti’O, strategi digital tersebut berjalan beriringan dengan pengembangan produk dan penawaran yang sesuai dengan kebutuhan konsumen. Konten menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan produk, sementara paket bundling memberikan pilihan bagi konsumen sebelum memutuskan berkunjung ke gerai.
Dari Ketertarikan di Layar hingga Kunjungan ke Gerai

Pilihan paket bundling Roti’O yang tersedia melalui TikTok GO by Tokopedia, mulai dari kombinasi Coffee Bun dan minuman hingga paket dengan tumbler. (dok. TikTok) Roti’O mengandalkan Coffee Bun sebagai produk unggulan dalam aktivitas promosinya. Untuk memberikan pilihan pembelian yang beragam, perusahaan menghadirkan beberapa paket melalui TikTok GO by Tokopedia, mulai dari paket untuk dinikmati bersama hingga kombinasi roti dan minuman.
Salah satunya adalah paket eksklusif berisi 10 Coffee Bun dan goodie bag yang cocok untuk dinikmati bersama keluarga atau teman. Ada pula paket tiga Coffee Bun dengan dua Matcha Latte atau minuman Coffee’O Series sebagai pilihan praktis untuk menikmati roti dan minuman sekaligus. Selain itu, Roti’O menawarkan paket minuman yang dilengkapi tumbler, seperti Coffee’O Series, yang memberikan nilai tambah bagi konsumen.
Untuk memperkenalkan produk dan paket tersebut, Roti’O juga menggandeng kreator konten dari berbagai daerah. Ali menilai pendekatan lokal penting karena setiap wilayah memiliki karakteristik dan gaya komunikasi yang berbeda. Kreator yang memahami audiens setempat dapat menyampaikan pesan dengan cara yang lebih akrab bagi konsumen.
“Dengan konten kreator yang menggunakan gaya bahasa dan karakteristik daerah masing-masing, pesan kami bisa lebih menyentuh konsumen. Bahasanya langsung bertemu, maksud dan tujuannya juga lebih mudah tersampaikan,” ujar Ali.
Kolaborasi dengan kreator lokal juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan gerai baru kepada calon konsumen. Melalui konten yang disesuaikan dengan karakteristik wilayah, Roti’O dapat membangun pengenalan terhadap mereknya sebelum gerai resmi beroperasi.
Selain konten kreator, Roti’O meningkatkan pemanfaatan fitur LIVE sebagai bagian dari aktivitas promosi. Dalam salah satu kampanye pada Oktober 2026, sesi LIVE penjual pada 9 Oktober berlangsung selama 16 jam tanpa henti dan mencatatkan performa tertinggi sepanjang aktivitas LIVE Roti’O.
Berdasarkan data kampanye, volume penonton LIVE meningkat 500 persen, sementara gross merchandise value (GMV) tumbuh 150 persen dibandingkan rata-rata minggu sebelumnya. Aktivitas ini menjadi salah satu cara Roti’O menampilkan produk dan penawaran secara langsung kepada audiens melalui kanal digital.
Memperluas Jangkauan Bisnis ke Berbagai Wilayah

ilustrasi gerai Roti’O. (dok. Roti’O) Pengembangan kanal digital berjalan beriringan dengan strategi ekspansi Roti’O. Ali menyebut, jaringan gerai perusahaan tumbuh sekitar 20–30 persen dalam periode ketika aktivitas digital dan ekspansi bisnis terus berjalan. Pertumbuhan tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan memperluas jangkauan ke berbagai wilayah Indonesia.
Saat ini, lebih dari 1.000 gerai Roti’O telah terintegrasi dengan voucher TikTok GO by Tokopedia. Jakarta masih menjadi wilayah dengan respons konsumen paling dominan, sementara sejumlah daerah di Sumatra, Jawa, dan Kalimantan juga menunjukkan perkembangan. Ke depan, perusahaan melihat peluang untuk memperluas jangkauan hingga Indonesia timur, termasuk Papua.
Dalam proses ekspansi tersebut, pengenalan merek kepada konsumen setempat menjadi salah satu perhatian Roti’O. Konten digital dan kolaborasi dengan kreator lokal membantu perusahaan memperkenalkan produk maupun gerai yang akan dibuka. Ali mengatakan, di sejumlah wilayah, konsumen bahkan sudah mengetahui keberadaan gerai Roti’O sebelum resmi beroperasi melalui konten di platform digital.
Seiring berkembangnya aktivitas tersebut, Roti’O turut memperkuat tim internal untuk menangani kanal digital, termasuk promosi dan kolaborasi dengan kreator. Upaya ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk mengikuti perubahan perilaku konsumen sekaligus mengembangkan jangkauan bisnisnya.
Bagi Ali, pemanfaatan kanal digital perlu diiringi pemahaman terhadap kebutuhan pasar dan pengembangan penawaran yang relevan. Dengan menggabungkan gerai fisik, produk, dan aktivitas digital, perusahaan memiliki peluang untuk menjangkau konsumen melalui berbagai titik interaksi.
“Dengan perkembangan dunia digital saat ini, kehadiran TikTok dan konten kreator sangat membantu. Sinergi ini ke depan bisa meningkatkan brand. Kita perlu menangkap pasar dan memanfaatkan potensi yang ada dengan memaksimalkan dunia digital,” tutup Ali.
Tertarik mengembangkan bisnis kuliner melalui kanal digital? Pelajari lebih lanjut bagaimana TikTok GO by Tokopedia dapat membantu bisnis memperkenalkan produk, menjangkau konsumen, dan mendorong kunjungan ke gerai. (WEB)






















