Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install

KAI Targetkan Akses Stasiun Karet dan Stasiun Sudirman Baru Terhubung Akhir 2026

2 min read
KAI Targetkan Akses Stasiun Karet dan Stasiun Sudirman Baru Terhubung Akhir 2026
Sejumlah penumpang kereta api berjalan kaki sambil membawa barang bawaan melewati jalur peron 1. (IDN Times/Fariz Fardianto)
  • KAI menargetkan penataan fasilitas dan akses di sekitar Stasiun Karet serta Stasiun Sudirman Baru selesai pada 31 Desember 2026.

  • Fasilitas yang disiapkan mencakup travelator, koridor pejalan kaki, lanskap, eskalator, area penurunan penumpang, dan kanopi selasar.

  • Mulai 1 September 2029, layanan KRL dari Stasiun Karet dialihkan ke Stasiun Sudirman Baru atau BNI City.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menargetkan penyelesaian penataan fasilitas dan akses di sekitar Stasiun Karet dan Stasiun Sudirman Baru rampung pada 31 Desember 2026. Sebelumnya, pengalihan layanan KRL dari Stasiun Karet ke Sudirman Baru dilakukan sejak 1 September 2026.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan bahwa perkembangan terbaru menunjukkan beberapa struktur bawah telah selesai, sementara pemasangan struktur baja telah dilakukan di sejumlah bagian. Fasilitas yang disiapkan saat ini meliputi satu travelator datar sepanjang 20 meter dan dua travelator vertikal.

Penataan kawasan juga meliputi koridor pejalan kaki, lanskap, area penurunan penumpang kendaraan lanjutan, eskalator akses, serta kanopi selasar.

“Kami mengawal penataan secara bertahap dengan memperhatikan kebutuhan pelanggan dan kondisi kawasan. Kesiapan fasilitas akan dipastikan sebelum digunakan,” kata Anne dalam keterangan resmi, dikutip Senin (26/10).

Data KAI menunjukkan aktivitas pelanggan di kawasan tersebut tetap menjadi perhatian dalam penataan akses. Stasiun Karet mencatat 4,90 juta aktivitas masuk dan keluar melalui gerbang selama periode Januari hingga Agustus 2026, sebelum pengalihan layanan.

Sementara itu, Stasiun Sudirman Baru mencatat 2,43 juta aktivitas masuk dan keluar melalui gerbang selama periode Januari 2026 hingga September 2026.

Khusus September 2026, aktivitas masuk dan keluar melalui gerbang KRL di Sudirman Baru mencapai 646.411, meningkat dibandingkan 190.060 aktivitas pada Agustus.

Mulai 1 September 2029, Stasiun Karet tidak lagi melayani penumpang KRL dan dialihkan ke Stasiun Sudirman Baru atau BNI City. Hal ini disebabkan jarak stasiun yang terlalu dekat dengan Stasiun Sudirman Baru. Stasiun Karet diubah fungsinya menjadi ruang penghubung atau akses penumpang menuju perjalanan KRL di Stasiun Sudirman Baru, yang didikung dengan pembangunan travelator.

Stasiun Karet sendiri pertama kali dibuka pada 1 Agustus 1922, sementara Stasiun Sudirman Baru mulai melayani perjalanan kereta api pada 2017-2018.

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More