Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
For
You

Perang Memanas, Kekayaan Trump Justru Melonjak ke Rp107 Triliun

Perang Memanas, Kekayaan Trump Justru Melonjak ke Rp107 Triliun
potret Presiden Amerika Serikat, Donald Trump (flickr.com/Gage Skidmore via commons.wikimedia.org/Gage Skidmore)

Jakarta, FORTUNE - Di saat konflik geopolitik di Timur Tengah semakin memanas, nilai kekayaan Presiden Amerika Serikat ke-47, Donald Trump justru menunjukkan peningkatan tajam. Data terbaru dari Forbes per April 2026 memperkirakan total kekayaan Trump mencapai US$6,5 miliar atau sekitar Rp107,73 triliun.

Angka tersebut mencerminkan lonjakan signifikan dibanding beberapa tahun sebelumnya. Pada 2020, kekayaan Trump tercatat sekitar US$2,1 miliar. Nilai itu kemudian bergerak naik menjadi US$2,4 miliar pada 2021 dan mencapai US$3,0 miliar pada awal periode pasca-jabatannya pada 2022. Memasuki 2025 hingga 2026, nilainya melonjak tajam hingga sekitar US$6,3 miliar. Jika dikonversikan ke rupiah, lonjakan tersebut terlihat semakin mencolok. Mengacu pada kurs Bank Indonesia pada Senin (6/4), nilai tukar dolar AS berada di kisaran Rp17.100 per dolar AS.

Dengan asumsi kurs tersebut, estimasi kekayaan Trump dalam rupiah pada beberapa tahun terakhir antara lain sekitar Rp35,91 triliun pada 2020, sekitar Rp39,33 triliun pada 2024, kemudian melonjak menjadi sekitar Rp87,21 triliun pada 2025, dan kembali meningkat hingga sekitar Rp107,73 triliun pada 2026.

Kenaikan yang hampir tiga kali lipat dibandingkan periode 2020 tersebut didorong oleh sejumlah sumber pendapatan baru. Salah satu pendorong utamanya berasal dari kinerja bisnis media dan teknologi miliknya melalui Trump Media & Technology Group (DJT), serta ekspansi investasi pada aset digital dan kripto yang mulai diperkenalkan sejak awal 2025.

Meski sempat menghadapi berbagai gugatan hukum di Amerika Serikat, portofolio properti serta kepemilikan saham pada perusahaan media sosial yang dimilikinya justru memberikan tambahan likuiditas. Kondisi ini membuat posisi Trump kembali menguat dalam daftar orang terkaya dunia versi Forbes.

Sumber kekayaan Donald Trump berasal dari sejumlah bisnis properti, media, hingga aset digital. Laporan Reuters mencatat portofolio real estate, termasuk hotel, gedung perkantoran, resor, dan lapangan golf masih menjadi fondasi utama kekayaannya, sementara pendapatan tambahan datang dari lisensi merek global dan proyek internasional. Di sisi lain, analisis Forbes menunjukkan lonjakan terbaru turut didorong oleh kenaikan nilai perusahaan media miliknya, investasi kripto, serta penjualan aset digital seperti NFT. Kombinasi bisnis tradisional dan ekspansi ke sektor teknologi tersebut membuat nilai kekayaan Trump meningkat signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Pingit Aria
EditorPingit Aria
Follow Us

Latest in News

See More

OJK Soroti Konflik Timur Tengah yang Berpotensi Tekan Ekonomi Nasional

06 Apr 2026, 16:08 WIBNews