Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
PLN dan DayOne Teken PJBTL, Perkuat Ekosistem Data Center Batam
Suasana penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) PT Digitalland Service One (DayOne) sebesar 511 megavolt ampere (MVA) di Auditorium Balairung Sari, Badan Pengusahaan (BP) Batam, Jumat (17/4).
  • PLN Batam dan DayOne menandatangani PJBTL berkapasitas 511 MVA, menjadi proyek pasokan listrik terbesar untuk data center di Indonesia, memperkuat ekosistem digital di kawasan Kabil Industrial Estate, Batam.
  • Pemerintah melalui BP Batam menegaskan kesiapan infrastruktur dan kemudahan investasi sebagai daya tarik utama menjadikan Batam pusat pengembangan industri digital berskala global.
  • DayOne memperluas jaringan data center regional di Asia melalui model SIJORI, sementara PLN memastikan keandalan pasokan listrik guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan investasi berkelanjutan di Batam.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    PT PLN (Persero) melalui PT PLN Batam menandatangani Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) dengan PT Digitalland Service One (DayOne) untuk mendukung proyek data center berkapasitas 511 MVA di Batam.
  • Who?
    Pihak yang terlibat meliputi PT PLN (Persero), PT PLN Batam, PT Digitalland Service One (DayOne), Kepala BP Batam Amsakar Achmad, CEO DayOne Jamie Khoo, dan Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo.
  • Where?
    Penandatanganan dilakukan di Auditorium Balairung Sari, Badan Pengusahaan Batam. Proyek data center akan dibangun di kawasan industri Kabil Industrial Estate, Batam.
  • When?
    Kegiatan penandatanganan berlangsung pada Jumat, 17 April. Hingga saat ini belum ada informasi tambahan mengenai jadwal pembangunan proyek tersebut.
  • Why?
    Kerja sama ini bertujuan memperkuat ekosistem digital nasional, memastikan pasokan listrik andal bagi industri data center, serta menjadikan Batam sebagai pusat investasi digital regional.
  • How?
    PJBTL ditandatangani dengan kapasitas terbesar untuk data center di Indonesia. PLN menyiapkan sistem kelistrikan andal dan pasokan mencukupi guna mendukung
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE - PT PLN (Persero) melalui PT PLN Batam terus mendukung pengembangan industri digital tanah air, termasuk proyek data center global PT Digitalland Service One (DayOne) di kawasan industri Kabil Industrial Estate, Batam. Hal ini tecermin melalui penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) dengan kapasitas terbesar untuk data center di Indonesia hingga saat ini, yakni 511 megavolt ampere (MVA), yang diselenggarakan di Auditorium Balairung Sari, Badan Pengusahaan (BP) Batam, Jumat (17/4).

Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa kesiapan infrastruktur menjadi faktor kunci dalam menarik investasi digital global. Menurutnya, integrasi ketersediaan lahan, keandalan energi, serta kepastian hukum menjadikan Batam sebagai kawasan strategis yang kompetitif di tingkat regional.

“BP Batam berkomitmen menghadirkan iklim investasi yang kondusif melalui percepatan perizinan dan penyediaan infrastruktur pendukung yang terintegrasi. Masuknya proyek pusat data berskala besar ini membuktikan bahwa Batam siap menjadi hub digital dunia,” ujar Amsakar.

Komitmen PLN Menjaga Keandalan Pasokan dan Kualitas Layanan Kelistrikan

Chief Executive Officer (CEO) DayOne, Jamie Khoo, menyampaikan bahwa ekspansi perusahaan di wilayah Batam merupakan bagian dari strategi untuk memperluas kapasitas dan membangun platform pusat data lintas negara yang terintegrasi di kawasan Asia Tenggara.

Chief Executive Officer (CEO) DayOne, Jamie Khoo, menyatakan ekspansi perusahaan di wilayah Batam merupakan bagian dari strategi untuk memperluas kapasitas dan membangun platform infrastruktur digital regional di Asia.

“Ekspansi ini menjadi tonggak penting dalam strategi kami untuk membangun salah satu platform infrastruktur digital terdepan di Asia. Pengembangan yang dilakukan secara berkelanjutan di Batam, mulai dari (kawasan industri) Nongsa hingga (kawasan industri) Kabil, mencerminkan semakin strategisnya peran Batam dalam ekosistem regional perusahaan,” kata Jamie.

Ia menjelaskan bahwa hal ini juga menjadi bagian dari langkah perusahaan untuk pengembangan model Singapura, Johor, dan Riau (SIJORI) sebagai platform pusat data lintas negara yang terintegrasi di kawasan Asia Tenggara.

“Seiring dengan perluasan pengembangan di Batam, kami terus meningkatkan kapasitas untuk menghadirkan layanan data center berskala besar dan berkinerja tinggi guna menjawab kebutuhan cloud dan komputasi canggih yang terus tumbuh di Asia Pasifik,” imbuh Jamie.

Di kesempatan berbeda, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyampaikan bahwa penyediaan listrik yang andal dan terjangkau merupakan fondasi penting dalam mendorong keberlanjutan dan pertumbuhan industri. Langkah ini tidak hanya menghadirkan pasokan energi, tetapi juga menciptakan multiplier effect yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

“Listrik merupakan penggerak utama ekonomi. Dengan infrastruktur kelistrikan yang kuat dan andal tidak hanya menjaga keberlangsungan aktivitas industri, tetapi juga menciptakan iklim yang kondusif bagi investasi serta membuka lebih banyak lapangan kerja,” ujar Darmawan.

Sejalan dengan itu, Direktur Utama PT PLN Batam, Kwin Fo, menyatakan bahwa sistem kelistrikan PLN Batam siap melayani pelanggan skala besar seperti DayOne. Kesiapan ini didukung oleh kecukupan pasokan, keandalan sistem, serta kualitas layanan yang terjaga.

“Kami berharap kerja sama ini memberikan manfaat bagi semua pihak serta berkontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan iklim investasi di Batam. Kami berkomitmen menjaga keandalan pasokan dan kualitas layanan kelistrikan guna mendukung kebutuhan industri secara berkelanjutan,” katanya. (WEB)

Editorial Team