Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Prabowo Usulkan Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal Gubernur BI
Deputi Gubernur Senior (DGS) BI, Destry Damayanti dalam konferensi pers di Gedung Bank Indonesia BI, Jakarta, Senin (27/7/2026). (Dok. Bank Indonesia)
  • Presiden Prabowo Subianto mengusulkan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur BI pengganti Perry Warjiyo melalui surat presiden kepada DPR.
  • Surpres juga memuat satu calon tunggal Deputi Gubernur Senior BI untuk menggantikan Destry, tetapi Menteri Sekretaris Negara belum mengungkap identitasnya.
  • Pengamat menilai pencalonan Destry positif bagi rupiah; pada pembukaan perdagangan Senin, rupiah menguat 0,48 persen ke Rp17.800 per dolar AS.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE – Presiden Prabowo Subianto mengusulkan nama Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI) demi menggantikan Perry Warjiyo. Keputusan ini tertuang dalam surat presiden (surpres) yang dikirimkan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

"Secara resmi kami diutus dan ditugaskan menyerahkan beberapa surat presiden ke DPR. Calon definitif Gubernur Bank Indonesia, kalau namanya tunggal satu nama yaitu Ibu Destry," ujar Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, kepada wartawan, Senin (10/8). 

Prasetyo juga menjelaskan pada surpres tersebut selain nama Destry, terdapat juga satu nama calon tunggal yang diajukan untuk menduduki posisi Deputi Gubernur Senior (DGS) BI yang ditinggalkan Destry. Namun, dirinya masih enggan menyebutkan nama DGS yang baru. 

Menanggapi hal ini, pengamat ekonomi, mata uang, dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, menilai pengumuman ini sebagai sentimen positif terhadap nilai tukar rupiah. Pengalaman Destry diyakini dapat membawa bank sentral tetap kuat dan independen menjaga kebijakan makroprudensial.

“Saya lihat bahwa calon gubernur tunggal itu sudah sesuai dengan ekspektasi pasar. Artinya, pasar menerima yang membuat harga rupiah kembali menguat cukup tajam,” kata Ibrahim.

Ia menjelaskan, berdasarkan data pasar spot pada pembukaan perdagangan Senin (10/8), nilai tukar rupiah terapresiasi 0,48 persen ke level Rp17.800 per dolar AS. Capaian ini memperpanjang catatan positif setelah pada akhir pekan lalu ditutup pada zona hijau Rp17.885 per dolar AS.

Sebagai konteks, Destry telah ditunjuk menjadi Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI untuk mengisi kekosongan jabatan usai Perry mengundurkan diri. Destry juga telah lama malang-melintang di industri keuangan. 

Lahir di Jakarta pada 1963, Destry meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia dan Master of Science pada bidang Regional Science dari Cornell University, Amerika Serikat.

Ia mengawali karier sebagai peneliti dan pengajar di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada 1987–1990, kemudian berlanjut pada sektor swasta sebagai ekonom Citibank pada 1997–2000, sebelum dipercaya menjadi Senior Economic Advisor bagi Duta Besar Inggris untuk Indonesia pada 2000–2003. 

Setelah itu, Destry menempati posisi Kepala Ekonom di Mandiri Sekuritas dan kemudian Chief Economist Bank Mandiri pada periode 2005–2015, sekaligus menjadi Direktur Eksekutif Mandiri Institute.

Memasuki 2015, Destry sempat ditunjuk sebagai anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) untuk periode 2015–2019 dan pada tahun yang sama dipercaya menjadi Ketua Panitia Seleksi Pimpinan KPK. 

Curated For You

Editorial Team

Related Article