Comscore Tracker
NEWS

Jelang Tutup Tahun, Realisasi Anggaran PEN baru 68,6%

Ini klaster dan rincian penyaluran PEN.

Jelang Tutup Tahun, Realisasi Anggaran PEN baru 68,6%NTARA FOTO/Fransisco Carolio/Lmo/aww.

by Suheriadi

Jakarta, FORTUNE - Realisasi Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sampai 26 November 2021 telah mencapai Rp501,97 triliun atau setara dengan 67,4 persen dari pagu Rp744,77 triliun. 

Meski demikian, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, realisasi tersebut masih meningkat Rp91,99 triliun dari realisasi Kuartal III-2021 yang sebesar Rp409,98 triliun. 

Airlangga juga menjelaskan, perkembangan Program Kartu Prakerja hingga 25 November 2021 telah diberikan kepada 5,93 juta penerima untuk Batch 12 hingga 22. Serta 5,79 juta penerima telah menyelesaikan pelatihan dan sebanyak 5,69 juta penerima telah mendapatkan insentif. 

"Total insentif disalurkan selama 2021 sebesar Rp11,8 triliun,” kata Airlangga pada konferensi pers virtual mengenai evaluasi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (6/12).

Realisasi anggaran klaster kesehatan capai 63,6%

Dirinya menambahkan, dari realisasi tersebut untuk klaster kesehatan sudah mencapai 63,6 persen dari target pagu anggaran. 

"Realisasi klaster kesehatan sudah sebesar Rp136,80 triliun atau sekitar 63,6 persen," kata Airlangga. 

Sementara itu, realisasi klaster kesehatan utamanya diarahkan untuk diagnostik seperti Testing dan Tracing Covid-19 dengan realisasi anggaran Rp3,10 triliun. 

Sedangkan untuk Therapeutic (Insentif dan Santunan Nakes) sebesar Rp15,13 triliun atau 79,9 persen. Dan fokusainnya vaksinasi seperti pengadaan dan pelaksanaannya sebesar 47,5 persen atau Rp27,45 triliun. 

Realisasi Klaster Perlinsos capai 75,7%

Sementara itu, untuk realisasi anggaran klaster Perlindungan Sosial (Perlinsos) telah mencapai sebesar Rp141,37 triliun atau 75,7 persen dari target. 

Airlangga menjelaskan, fokus realisasi anggaran digunakan untuk Program Keluarga Harapan (PKH) sebesar 97,8 persen atau Rp27,69 triliun dari pagu Rp28,31 triliun. 

Selain itu, tedapat stimulus Kartu Sembako sebesar 66,7 persen atau Rp33,30 triliun dari pagu Rp49,89 triliun. Sedangkan untuk program BLT Desa sudah terealisasi sebesar 67,3 persen atau Rp19,39 triliun dari pagu Rp28,80 triliun. 

Stimulus terakhir ialah Bantuan Subsidi Upah (BSU) yang sudah terealisasi sebesar 81,8 persen atau Rp7,19 triliun dari pagu Rp8,80 triliun. 

Realisasi klaster intensif usaha sudah 101%

Di klaster yang lain, Insentif Usaha telah menyalurkan anggaran sebesar Rp63,52 triliun atau 101 persen dari pagu anggaran. Di sisi lain realisasi Klaster Program Prioritas juga telah menyalurkan anggaran sebesar Rp77,99 triliun atau sebesar 66,1 persen dari pagu. Dan terakhir, realisasi klaster dukungan UMKM dan Korporasi sebesar Rp82,29 triliun atau 50,7 persen dari pagu anggaran.

Related Articles