Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
For
You

Apa itu Juice Jacking? Ini Definisi, Cara Kerja, dan Risikonya

Apa itu Juice Jacking? Ini Definisi, Cara Kerja, dan Risikonya
Ilustrasi port charger dan kabel USB HP (pexels.com/Karolina Grabowska)
Intinya Sih
  • Juice jacking adalah serangan siber yang memanfaatkan port USB publik untuk mencuri data atau menyebarkan malware ke perangkat pengguna tanpa disadari.

  • Serangan ini terjadi karena fungsi ganda port USB yang bisa mengisi daya sekaligus mentransfer data, sehingga membuka celah akses bagi peretas.

  • Risikonya meliputi pencurian data pribadi, penyisipan malware, kendali jarak jauh atas perangkat, hingga potensi kerugian finansial bagi korban.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Keberadaan charging station menjadi solusi praktis untuk mengisi daya ponsel di area publik, seperti bandara, kafe, atau ruang tunggu. Di balik kemudahannya, ada risiko keamanan siber yang perlu diwaspadai pengguna, yaitu juice jacking.

Serangan siber tersebut memanfaatkan port USB publik untuk mencuri informasi hingga mengirimkan malware ke perangkat korban. Memahami juice jacking dapat membantu pengguna menghindari bahayanya.

Sebenarnya apa itu juice jacking? Simak cara kerja dan bahayanya yang perlu diwaspadai.

Apa itu juice jacking?

Juice jacking bukan istilah baru dalam keamanan siber. Dilansir TechTarget, istilah tersebut pertama kali diperkenalkan pada tahun 2011 sebagai peringatan resmi agar tidak sembarangan mengisi daya ponsel dengan port USB. 

Pertanyaan apa itu juice jacking pun banyak bermunculan di kalangan pengguna ponsel pintar. Juice jacking adalah salah satu serangan siber yang memanfaatkan celah pada port USB di charging station untuk menyerang perangkat pengguna.

Modus kejahatan siber tersebut dapat terjadi di fasilitas charging station publik, seperti bandara, pusat perbelanjaan, kafe, hotel, dan tempat umum lainnya.

Cara kerja juice jacking

Memahami apa itu juice jacking dapat membantu Anda menghindari upaya serangan siber tersebut. Modus tersebut memanfaatkan sifat dwi fungsi port USB untuk mengisi daya dan mentransfer data.

Pada dasarnya, kabel USB memiliki beberapa jalur di dalamnya, di mana dua di antaranya dapat digunakan untuk mentransfer data. Fungsi tersebut dapat diatur dalam perangkat secara manual. 

Jika tidak dapat diatur, fungsi mentransfer data dapat berfungsi setiap kali mengisi daya. Celah tersebut yang dimanfaatkan pelaku juice jacking untuk melakukan kejahatan.

Perangkat yang terhubung berpotensi menerima akses data tanpa disadari pengguna. Mengenali serangan ini cukup sulit sehingga penting untuk mengenali tanda-tandanya, misalnya baterai lebih cepat boros, kinerja perangkat melambat drastis, hingga muncul aplikasi asing.

Risiko juice jacking yang perlu diwaspadai

Serangan siber juice jacking tidak bisa dianggap sepele karena dapat membahayakan privasi dan keamanan pengguna. Berikut beberapa bahaya juice jacking yang perlu diwaspadai keberadaannya.

1. Pencurian data dan informasi

Melalui port USB, peretas dapat mengakses informasi dan data pribadi pengguna. Mulai dari sandi, foto, dokumen penting, dan informasi lainnya yang tersimpan di perangkat. Data yang dicuri tersebut berisiko disalahgunakan oleh peretas.

2. Mengunci akses pengguna

Serangan yang diluncurkan pada perangkat pengguna dapat mengunci akses pemilik ke perangkat. Ini memberikan akses penuh kepada penyerang.

3. Menyisipkan malware

Selain mencuri data, pelaku juice jacking dapat menyisipkan malware secara diam-diam yang bisa merusak perangkat. Pemasangan spyware memungkinkan pelaku memantau aktivitas pengguna secara real time.

4. Kendali jarak jauh

Bahaya juice jacking berikutnya adalah pengambilan perangkat dari jarak jauh. Tindakan ini membuat pelaku dapat membuka perangkat tanpa disadari pengguna.

5. Risiko finansial

Data yang dicuri hingga pemasangan malware berbahaya berisiko menyebabkan kerugian finansial. Pelaku dapat memeras korban hingga digunakan untuk tindakan kriminal.

Tips menghindari bahaya juice jacking

Praktik juice jacking membawa banyak risiko bagi pengguna. Sebagai bentuk pencegahan, ada beberapa tips untuk melindungi perangkat dari serangan siber tersebut. Berikut tips yang dapat dilakukan.

  • Selalu gunakan stopkontak AC sendiri dengan arus AC daripada port USB ketika mengisi daya di area publik.
  • Hindari charging station yang hanya menyediakan port USB saja dan minim pengawasan.
  • Membawa power bank pribadi agar tidak perlu menggunakan charging station di tempat umum.
  • Gunakan kabel yang dirancang hanya untuk mengisi daya (charging only) dan tidak memiliki jalur transfer data.
  • Mengunci hingga mematikan perangkat saat sedang mengisi daya di tempat umum untuk mencegah upaya transfer data yang tidak diinginkan.

Demikian rangkuman mengenai apa itu juice jacking sebagai salah satu jenis serangan siber yang perlu diwaspadai. Tetap waspada dan berhati-hati memakai fasilitas pengisian daya USB publik!

FAQ seputar juice jacking

Bagaimana cara kerja juice jacking?

Serangan siber tersebut memanfaatkan port USB untuk mentransfer data korban. Peretas memasang perangkat keras tersembunyi di dalam stasiun pengisian daya publik. Saat ponsel korban terhubung menggunakan kabel USB, peretas dapat mencuri informasi hingga memasang malware.

Di mana serangan juice jacking terjadi?

Bahaya juice jacking dapat dijumpai pada stasiun pengisian data publik yang minim pengawasan.

Apa saja tanda-tanda ponsel telah terkena juice jacking?

Ada beberapa indikasi yang perlu dicurigai, seperti baterai ponsel mendadak sangat boros, perangkat terasa lebih panas, kinerja perangkat sangat lambat, dan muncul aplikasi asing.

Share
Topics
Editorial Team
Tubagus Imam Satrio
EditorTubagus Imam Satrio
Follow Us

Latest in Tech

See More