Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
ilustrasi hacking (unsplash.com/Rohan)

  • Bareskrim Polri mengungkap dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto.

  • Polisi menemukan sejumlah nomor dimasukkan ke server LIMS tanpa verifikasi dan disadap tanpa kaitan proses penyelidikan maupun penyidikan.

  • LIMS mengelola penyadapan melalui jaringan operator, tetapi penggunaannya di Indonesia wajib melalui permintaan tertulis, tujuan jelas, identitas target, serta jangka waktu.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE – Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri mengungkap dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto. Mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Irjen Ahrie Sonta Nasution, dan Irjen Eko Hadi ditetapkan sebagai tersangka.

Kabareskrim Polri Komjen Asep Safrudin menjelaskan pihaknya menemukan sejumlah nomor yang dimasukkan ke server LIMS. Nomor-nomor ini disadap tanpa proses penegakan hukum yang berlaku.

"Terdapat beberapa nomor tersebut dimasukkan ke server LIMS, ya, atau Lawful Interception Management System, tanpa melalui verifikasi. Kemudian nomor-nomor tersebut disadap tanpa kaitan atau tanpa adanya proses penegakan hukum, baik penyelidikan dan penyidikan yang berdasarkan undang-undang yang berlaku," kata Asep saat konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (3/11).

Sebenarnya, apa itu LIMS dalam kasus penyadapan Presiden Prabowo? Simak penjelasan berikut.

Apa itu LIMS?

Lawful Interception Management System atau LIMS adalah sistem manajemen pengelolaan aksi penyadapan lewat jaringan telekomunikasi. European Telecommunications Standards Institute (ETSI) menjelaskan lawful interceptions memungkinkan aparat penegak hukum memperoleh data komunikasi dari penyedia layanan telekomunikasi untuk kepentingan penyidikan.

Sistem penyadapan LIMS dapat digunakan untuk mencatat identitas nomor target. Setelah identitas target dimasukan, sistem akan menjalankan proses otorisasi dan verifikasi.

Jenis informasi yang bisa diperoleh LIMS bergantung pada sistem yang dipakai dan kewenangan yang diberikan. Hasil penyadapan dapat berupa isi komunikasi seperti percakapan telepon, pesan teks, dan lalu lintas data internet. Informasi metadata komunikasi juga dapat dilacak mencakup nomor telepon, waktu, durasi, dan pola komunikasi.

Cara kerja penyadapan LIMS

LIMS mendukung berbagai jaringan operator seluler, mulai dari 2G hingga 5G. Bahkan, sistem bisa terhubung lewat layanan telekomunikasi berupa jaringan fixed, wireless, jejaring WLAN, WiMax, dan PON. 

LIMS kini berevolusi menjadi vLIMS atau teknologi software berbasis cloud. Sistem terbaru mampu mengelola, melacak, dan mengotomatisasi seluruh data dan sampel secara digital.

Penyadapan ilegal tidak dilakukan dengan menempelkan alat ke perangkat komunikasi target. Sistem ini mengandalkan gerbang penyadapan legal yang disediakan operator.

Dalam prosesnya, aparat akan menetapkan target berdasarkan kebutuhan penyelidikan atau penyidikan yang sah. Identitas target yang mencakup nomor ponsel atau identitas pelanggan akan dimasukkan ke dalam sistem LIMS sesuai standar.

Instruksi kemudian diteruskan ke infrastruktur penyadapan milik operator untuk mengidentifikasi dan menyalin komunikasi yang relevan. Data dikirim ke aparat lewat jaringan VPN berbasis IP.

Kebijakan penyadapan di Indonesia

Di Indonesia, aksi penyadapan diatur berdasarkan kebijakan yang berlaku untuk kebutuhan penegakan hukum. Ketentuan teknis di internal Polri merujuk pada Peraturan Kapolri Nomor 5 Tahun 2010 tentang Tata Cara Penyadapan pada Pusat Pemantauan Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Beleid tersebut memuat tata cara permintaan dan pelaksanaan penyadapan, pengelolaan informasi, serta pengawasan dan pengendaliannya. Permintaan harus diajukan tertulis oleh aparat dengan menyertakan informasi perkara, tujuan penyadapan, identitas target, dan jangka waktu yang diminta.

Meski telah diatur secara ketat, LIMS memiliki celah penggunaan yang penting diwaspadai. Kasus penyadapan terhadap kepala negara menjadi pengingat teknologi bisa disalahgunakan apabila tidak disertai mekanisme pengawasan yang kuat.

Demikian informasi mengenai apa itu LIMS mulai dari pengertian hingga cara kerjanya.

FAQ seputar apa itu LIMS

Apa kepanjangan LIMS?

LIMS atau Lawful Interception Management System.

Apa fungsi LIMS dalam teknologi telekomunikasi?

LIMS berguna sebagai pusat pengelolaan aktivitas penyadapan lewat jaringan telekomunikasi.

Informasi apa saja yang dapat diperoleh melalui LIMS?

Ada berbagai data yang bisa diperoleh, mulai dari percakapan suara, pesan teks, nomor telepon, hingga informasi teknis lainnya.

Mengapa LIMS dikaitkan dengan kasus penyadapan Presiden Prabowo?

LIMS diduga disalahgunakan oleh para tersangka untuk memasukkan dan memantau nomor telepon target secara ilegal.

Editorial Team

Related Article