Jakarta, FORTUNE - Cisco memperkenalkan serangkaian pembaruan teknologi, sekaligus menandai pergeseran strategi perusahaan dari penyedia perangkat jaringan konvensional menuju platform infrastruktur AI terintegrasi. Langkah ini dilakukan seiring dengan meningkatnya kebutuhan industri terhadap pusat data berdaya komputasi tinggi, operasional berskala besar, serta pengelolaan risiko AI yang semakin kompleks.
Dalam forum teknologi global yang digelar di Amsterdam, perusahaan memaparkan pengembangan terbaru pada silikon, sistem jaringan, otomasi operasional, dan keamanan, yang diarahkan untuk mendukung beban kerja AI mulai dari pelatihan model, inference, hingga agentic AI secara real time. Fokus utama inovasi ini adalah peningkatan utilisasi sumber daya, efisiensi operasional, dan pengendalian risiko dalam lingkungan AI berskala besar.
Salah satu sorotan adalah generasi terbaru silikon switching Silicon One G300, yang dirancang untuk mendukung klaster AI berdaya sangat tinggi. Teknologi ini memungkinkan optimalisasi lalu lintas data antar-GPU sehingga pemanfaatan infrastruktur jaringan dan komputasi dapat ditingkatkan secara signifikan. Pendekatan ini dinilai relevan bagi hyperscaler, penyedia cloud baru (neocloud), operator telekomunikasi, hingga perusahaan dengan kebutuhan pusat data privat dan berdaulat (sovereign).
Dari sisi operasional, Cisco juga memperluas konsep AgenticOps, pendekatan otomasi berbasis AI untuk pengelolaan jaringan, keamanan, dan observabilitas. Dengan memanfaatkan telemetry lintas domain dari berbagai sistem, model ini ditujukan untuk menekan kompleksitas operasional IT sekaligus meningkatkan kecepatan respons terhadap perubahan beban kerja dan potensi gangguan.
Seiring perkembangan AI, isu keamanan dan tata kelola AI turut menjadi perhatian utama. Pembaruan pada solusi AI Defense dan Secure Access Service Edge (SASE) difokuskan pada pengawasan interaksi agentic AI, termasuk pemahaman konteks dan tujuan lalu lintas data. Pendekatan ini mencerminkan kebutuhan baru organisasi untuk tidak hanya mengamankan data, tetapi juga menjaga integritas proses pengambilan keputusan berbasis AI.
President dan Chief Product Officer Cisco, Jeetu Patel, mengatakan percepatan adopsi AI menuntut fondasi infrastruktur yang mampu mengimbangi laju inovasi tanpa mengorbankan keamanan dan keandalan operasional. Pernyataan ini menggarisbawahi strategi Cisco dalam memosisikan teknologi jaringan, keamanan, dan observabilitas sebagai satu kesatuan ekosistem.
“Ini menegaskan kekuatan Cisco sebagai platform terpadu, melalui inovasi di bidang silicon dan sistem, AgenticOps, keamanan, serta observability, yang bersama-sama membuka potensi nilai bagi pelanggan, dari pusat data hingga lingkungan kerja,” katanya dalam keterangan tertulis, Sabtu (14/2).
Di luar aspek teknologi, Cisco juga memperkuat dukungan bagi organisasi dengan persyaratan kedaulatan data yang ketat melalui layanan khusus dan pendirian Critical National Services Centers (CNSC) di sejumlah negara Eropa. Langkah ini menunjukkan bahwa transformasi AI tidak hanya soal performa teknis, tetapi juga kepatuhan regulasi, kontrol data, dan kesiapan operasional jangka panjang. Melanjutkan pengalaman 15 tahun di Jerman, Cisco kini memiliki empat CNSC di Eropa dengan satu pusat tambahan yang sedang dikembangkan di Italia.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Cisco Perluas Fokus Bisnis ke Platform Infrastruktur AI

Cisco perluas fokus bisnis ke platfom infrastruktur AI.
Editorial Team
EditorEkarina .
Related Article
Pasar Derivatif Kripto Capai Rp4,4 Triliun, PINTU Perkuat Layanan Futures20 Agu 2026, 18:29 WIB
SpaceX Dekati Startup Coding AI Cognition, Cari Peluang Akuisisi 20 Agu 2026, 11:24 WIB
Riset : Serangan Siber ke RI Tembus 258 Juta, Naik 93% di Semester I 202619 Agu 2026, 16:16 WIB
Sejumlah Kota Dunia Moratorium Pembangunan Data Center di Tengah Ledakan AI19 Agu 2026, 12:41 WIB
XLSMART Pulihkan 86 dari 91 BTS Terdampak Gempa NTT18 Agu 2026, 18:18 WIB
Starlink Tembus 10.900 Satelit, SpaceX Pasang Target Fantastis14 Agu 2026, 14:20 WIB
Nintendo Resmi Masuk Indonesia, Salim Group Jadi Distributor13 Agu 2026, 18:14 WIB
JP Morgan: Pesanan Turbin Gas Global Cetak Rekor Didorong Ledakan AI13 Agu 2026, 14:13 WIB
31 Ribu Lokasi Terhubung Internet, Bakti Bidik Dampak Ekonomi12 Agu 2026, 16:54 WIB
Transaksi Wondr Naik 110% dari 15 juta Pengguna, Sokong Fee Based Income BNI12 Agu 2026, 13:02 WIB
Riset: Shadow AI Intai Perusahaan, Hampir Separuh Aktivitas AI Tak Terawasi12 Agu 2026, 11:40 WIB
WhatsApp Perkuat Sektor Bisnis dengan Agen AI 11 Agu 2026, 18:11 WIB
IBM: Kerugian Akibat Kebocoran Data ASEAN Capai US$4,12 Juta di 202611 Agu 2026, 17:38 WIB
Bybit Indonesia Incar 20 Persen Pangsa Volume Transaksi Kripto Nasional11 Agu 2026, 17:13 WIB
Tren Diversifikasi Investor Muda: Transaksi Aktif Saham AS di Pluang Naik 6 Kali Lipat11 Agu 2026, 10:15 WIB
Intel Himpun Dana Rp266 Triliun untuk Danai Ekspansi Bisnis Chip11 Agu 2026, 07:59 WIB
CYBR Ekspansi ke Bidang Pengembangan Talenta Cyber Security dan AI 10 Agu 2026, 19:19 WIB
Krisis Chip Memori Apple, Alarm Bahaya bagi Industri Teknologi10 Agu 2026, 16:53 WIB
Pendapatan Pasar Smartphone Global Pecah Rekor, Tembus US$109 Miliar07 Agu 2026, 14:14 WIB
War Tiket Upacara HUT ke-81 RI, Ini Link dan Caranya07 Agu 2026, 12:06 WIB