Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Ekosistem Kesehatan Digital Halodoc Tembus 20 Juta Pengguna
Sesi Talkshow Satu Dekade Halodoc Menyederhanakan Layanan Kesehatan/Dok Fortune IDN
  • Halodoc berkomitmen mengembangkan teknologi berbasis AI untuk memperkuat ekosistem layanan kesehatan digital di Indonesia.

  • Dua inovasi baru diluncurkan, yaitu Halodoc on WhatsApp yang memudahkan akses layanan tanpa aplikasi, serta Family Care yang memungkinkan pengelolaan kesehatan seluruh anggota keluarga secara terintegrasi.

  • Mayoritas pengguna Halodoc berasal dari generasi milenial dan para ibu sebagai caregiver utama.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pencapaian Halodoc yang menembus 20 juta pengguna menandai kematangan ekosistem kesehatan digital di Indonesia. Transformasi bisnisnya menuju layanan berbasis AI serta peluncuran fitur Halodoc on WhatsApp dan Family Care menunjukkan komitmen perusahaan menghadirkan akses kesehatan yang lebih mudah, personal, dan relevan bagi keluarga, terutama bagi para ibu sebagai pengelola utama kesehatan rumah tangga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE – Ekosistem layanan kesehatan digital (healthtech) Halodoc memasuki usia satu dekade sejak didirikan pada 2016. Perusahaan yang telah melayani lebih dari 20 juta pengguna tersebut mengumumkan komitmennya memperkuat penetrasi pasar melalui pengembangan teknologi berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) serta meluncurkan dua fitur baru, yaitu Halodoc on WhatsApp dan Family Care.

Dalam diskusi bersama media di Jakarta, manajemen Halodoc memaparkan pergeseran fundamental model bisnis perusahaan. Platform yang awalnya dikenal sebagai penyedia telekonsultasi murni, kini telah bertransformasi menjadi jaringan ekosistem digital yang menghubungkan konsumen dengan berbagai lini industri kesehatan.

Chief Operating Officer Halodoc, Alfonsius Timboel, menegaskan arah strategis korporasi dalam menghadapi lanskap kompetisi digital ke depan.

“Memasuki dekade berikutnya, kami fokus membangun layanan kesehatan yang tidak hanya digital, tetapi semakin proaktif, personal, dan relevan dengan kebutuhan serta kebiasaan masyarakat yang terus berubah seiring berjalannya waktu”, ujar Alfonsius.

Untuk merealisasikan strategi berbasis AI tersebut, Halodoc meluncurkan dua solusi digital sekaligus demi menangkap peluang pasar yang belum tergarap optimal:

  • Halodoc on WhatsApp: Dikembangkan berdasarkan tingginya penetrasi pengguna internet di Indonesia. Fitur ini memangkas hambatan teknis konsumen karena memungkinkan akses informasi medis, transaksi pembelian obat, hingga rekomendasi layanan klinis tanpa perlu mengunduh aplikasi mandiri maupun melakukan proses login. Perusahaan juga memberikan jaminan pengiriman obat selesai dalam waktu satu jam.

  • Family Care: Solusi manajemen kesehatan terintegrasi untuk keluarga dalam satu dasbor.

Ekspansi fitur Family Care didorong oleh temuan tentang perilaku konsumen di dalam platform. Chief Marketing Officer Halodoc, Fibriyani Elastria, menyatakan mayoritas pengguna platform saat ini masih didominasi oleh milenial, yang kemudian diikuti oleh generasi X dan Gen Z.

Data internal perusahaan menunjukkan profil pengguna spesifik:

  • 65 persen dari total pengguna Halodoc merupakan caregiver (pengasuh/pengelola kesehatan keluarga).

  • Segmen caregiver tersebut secara signifikan didominasi oleh profil para ibu.

Dinamika internal ini sejalan dengan makroekonomi yang tercatat dalam Indonesia Health Insights Report 2025. Laporan tersebut mengungkap 74 persen ibu di Indonesia memikul tanggung jawab mengelola kesehatan untuk tiga anggota keluarga atau lebih.

Ironisnya, hanya 17 persen dari total waktu mereka yang dapat dialokasikan untuk memedulikan kesehatan dirinya sendiri. Faktor inilah yang mendasari urgensi peluncuran fitur Family Care.

“Fitur Family Care memungkinkan pengguna menambahkan profil terpisah untuk setiap anggota keluarga, dengan rekam medis, riwayat kesehatan, jadwal, dan perawatan preventif masing-masing yang terdokumentasi dalam satu tampilan terintegrasi,” kata Fibriyani.

Hingga kuartal kedua tahun ini, Halodoc terus memperkuat fundamental bisnisnya melalui perluasan jaringan kemitraan strategis. Struktur pasokan hulu-ke-hilir perusahaan saat ini ditopang oleh kolaborasi bersama lebih dari 20.000 dokter berlisensi.

Selain itu, sisi distribusi obat dan alat kesehatan diperkuat oleh Halodoc Store yang telah terintegrasi secara real-time dengan lebih dari 4.900 apotek mitra, fasilitas laboratorium, serta fasilitas kesehatan di berbagai wilayah Indonesia. Melalui skala jaringan ini, perusahaan optimistis tindakan medis yang tepat dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara instan.

Apakah fitur baru Halodoc membuat layanan kesehatan lebih mudah?

Editorial Team

Related Article