Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install

Indonesia Jadi Negara Pendiri WAICO, Organisasi AI Dunia

Indonesia Jadi Negara Pendiri WAICO, Organisasi AI Dunia
Indonesia resmi jadi pendiri WAICO (ekon.go.id)
Intinya Sih
  • Indonesia resmi menjadi negara pendiri World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO) yang diinisiasi China dan beroperasi di bawah kerangka PBB.

  • WAICO bertujuan mendorong kerja sama serta tata kelola AI global yang aman, adil, dan inklusif.

  • Pemerintah Indonesia siap berperan aktif dalam membangun tata kelola AI global dan mendukung ekonomi digital nasional.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, FORTUNE – Indonesia resmi menjadi salah satu negara pendiri (founding member) World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO). Organisasi kerja sama internasional ini bergerak di sektor AI yang diinisiasi oleh China pada Kamis (16/07).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menjelaskan langkah strategis tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang disampaikan dalam Rapat Terbatas pada Senin (13/07).

“Sebagai pendiri, Indonesia memiliki kesempatan emas untuk berkontribusi nyata dalam kebijakan, dalam pengembangan tata kelola global, serta ikut aktif dalam kelembagaan WAICO sendiri,” ujar Airlangga.

WAICO bersifat independendan non-profit

WAICO adalah organisasi internasional antar pemerintah yang bersifat independen dan non-profit. Lembaga ini beroperasi di bawah kerangka kerja Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Tujuan pembentukan WAICO untuk mendorong kerja sama internasional dan tata kelola AI global yang aman, adil, dan inklusif agar bermanfaat bagi semua negara. Dalam hal ini, WAICO berupaya memastikan pengembangan AI berpusat pada manusia dan berjalan sesuai prinsip-prinsip Piagam PBB.

Pendirian WAICO telah disepakati oleh sejumlah negara perintisnya, termasuk Indonesia. Momentum ini juga dihadiri oleh Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres sebagai bentuk dukungan PBB.

Daftar negara pendiri WAICO

Berdirinya WAICO telah tertuang dalam dokumen Agreement of Establishment of the World Artificial Intelligence Cooperation Organization. Dokumen tersebut telah diteken oleh anggota negara pendirinya di Shanghai, China.

Total ada 29 negara pendiri WAICO di antaranya:

  1. Algeria
  2. Belarus
  3. Brasil
  4. China
  5. Etiopia
  6. Indonesia
  7. Kambodia
  8. Kamerun
  9. Kazakhstan
  10. Kenya
  11. Kuba
  12. Kongo
  13. Kirgizstan
  14. Laos
  15. Lesotho
  16. Malaysia
  17. Mozambik
  18. Myanmar
  19. Nikaragua
  20. Oman
  21. Pakistan
  22. Rusia
  23. Senegal
  24. Serbia
  25. Afrika Selatan
  26. Tajikistan
  27. Uzbekistan
  28. Venezuela
  29. Zambia

Dari kawasan ASEAN, terdapat lima negara yang menjadi pendiri WAICO, yakni Indonesia, Malaysia, Kamboja, Laos, dan Myanmar. Organisasi ini juga diikuti oleh sejumlah negara anggota BRICS, Eurasian Economic Union (EAEU), serta negara-negara dari Afrika, Amerika Latin, Timur Tengah, Asia Selatan, hingga Eropa Timur.

Indonesia siap berperan aktif membangun fondasi WAICO

Keikutsertaan Indonesia sebagai negara pendiri WAICO dinilai sejalan dengan pesatnya pertumbuhan ekonomi digital nasional. Airlangga Hartarto mengatakan nilai ekonomi digital Indonesia diperkirakan mencapai US$130 miliar pada 2026 dan meningkat menjadii sekitar US$366 miliar pada 2030.

Di tingkat regional, Indonesia terus mendorong penyelesaian Digital Economy Framework Agreement (DEFA) di ASEAN. Melalui kesepakatan tersebut, ekonomi digital ASEAN ditargetkan tumbuh dari sekitar US$1 triliun menjadi US$2 triliun.

Di satu sisi, potensi ekonomi digital Indonesia diperkirakan meningkat dari sekitar US$400 miliar menjadi US$600 miliar.

Menurut Airlangga, pengembangan kecerdasan buatan bukan merupakan agenda baru bagi Indonesia. Pemerintah telah meluncurkan Making Indonesia 4.0 sejak 2018, yang menempatkan AI sebagai salah satu teknologi utama dalam transformasi industri nasional.

"Jadi ini sebetulnya bukan sesuatu yang baru, tetapi bagi Indonesia ini sudah berproses dan di Indonesia sendiri sudah diluncurkan Industri 4.0 di tahun 2018, di mana salah satu komponennya adalah mengenai artificial intelligence," ujar Airlangga.

Pembentukan WAICO bersamaan dengan acara WAIC 2026

WAICO diumumkan bertepatan dengan acara konferensi World Artificial Intelligence Conference (WAIC) 2026 di Shanghai. Ajang tahunan ini menghadirkan pameran teknologi sekaligus mendorong kemitraan global di sektor AI.

Beberapa raksasa teknologi China terpantau ikut berpartisipasi dalam WAIC, seperti Alibaba, Baidu, dan Huawei. Selain itu, perusahaan AI China mulai dari StepFun, MiniMax, dan Zhipu AI juga turut hadir.

Di China, tahun ini dianggap sebagai tonggak awal dalam penerapan agen AI dari sekadar kemampuan berkomunikasi menjadi produktivitas nyata yang mampu mengerjakan tugas secara mandiri. 

Dengan Indonesia jadi pendiri organisasi AI dunia bersama China, pemerintah memiliki kesempatan untuk ikut berkontribusi nyata dalam merumuskan arah kebijakan dan struktur kelembagaan WAICO.

FAQ seputar Indonesia jadi pendiri organisasi AI dunia

Apa itu WAICO?

WAICO (World Artificial Intelligence Cooperation Organization) adalah organisasi kerja sama AI global yang dibentuk dalam kerangka kerja Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Siapa saja pendiri WAICO?

Total ada 29 negara pendiri yang ikut menandatangani pendirian WAICO di Shanghai, China. Selain Indonesia, beberapa negara pendiri lainnya.

Mengapa Indonesia bergabung sebagai pendiri WAICO?

Keikutsertaan Indonesia merupakan arahan dari Presiden Prabowo Subianto untuk mengambil peran aktif dalam pembentukan tata kelola AI global.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More