Di balik manfaatnya, pengoperasian data center juga menimbulkan risiko termasuk risiko lingkungan. Ini bisa terjadi akibat tingginya konsumsi listrik dan kebutuhan air untuk sistem pendingin. Supaya lebih mudah memahami, berikut sejumlah risiko data center.
Data center membutuhkan listrik dalam jumlah besar untuk menjalankan server dan sistem pendingin. Jika listrik berasal dari pembangkit berbahan bakar fosil, konsumsi energi tersebut dapat meningkatkan emisi gas rumah kaca yang memperburuk perubahan iklim.
Sebagian data center menggunakan air dalam jumlah besar untuk menjaga suhu perangkat tetap stabil. Pengambilan air secara berlebihan berpotensi mengurangi ketersediaan air bagi masyarakat, terutama di wilayah yang mengalami kekeringan atau keterbatasan pasokan.
Sistem pendingin tertentu menghasilkan air buangan yang mengandung mineral dan bahan kimia pengolahan air. Jika dibuang tanpa pengolahan yang memadai, limbah tersebut berpotensi mencemari lingkungan. Kebisingan dari perangkat pendingin dan generator cadangan juga dapat mengganggu masyarakat sekitar
Data yang tersimpan di data center berisiko mengalami kebocoran akibat akses tidak sah, serangan siber, atau lemahnya sistem keamanan. Data yang bocor dapat dicuri, disalahgunakan, hingga dimanfaatkan untuk tindak kejahatan.
Selain ancaman keamanan, kerusakan perangkat, gangguan jaringan, dan kegagalan sistem juga dapat menghambat operasional data center. Tanpa pemeliharaan yang memadai, gangguan tersebut berpotensi menyebabkan terhentinya layanan digital dalam skala besar.
Infrastruktur data center rentan mengalami kerusakan akibat gempa bumi, banjir, atau kebakaran. Gangguan pada sistem pendingin juga dapat menyebabkan server mengalami panas berlebih (overheating). Kondisi tersebut berisiko merusak perangkat dan menghentikan layanan digital.
Pembangunan dan pengoperasian data center membutuhkan investasi besar, mulai dari pengadaan perangkat hingga biaya listrik dan pemeliharaan. Jika jumlah pelanggan tidak sesuai proyeksi, pendapatan berpotensi tidak mampu menutupi biaya operasional sehingga menimbulkan kerugian.