Comscore Tracker
TECH

Tokocrypto Ramaikan Skena NFT dengan Merilis Proyek AZNVerse

AZNVerse akan menghadirkan keberagaman masyarakat Asia.

Tokocrypto Ramaikan Skena NFT dengan Merilis Proyek AZNVerseIlustrasi proyek NFT AZNVerse. Dok/Tokocrypto

by Luky Maulana Firmansyah

Jakarta, FORTUNE – Tokocrypto mengumumkan telah merintis NFT collectibles AZNverse, sebuah proyek yang menghadirkan representasi keberagaman dan keunikan masyarakat Asia. Inisiasi tersebut bekerja sama dengan TKO Angels yang merupakan bagian dari komunitas platform tersebut. 

“Proyek AZNVerse memiliki peta jalan jangka panjang serta utilitas yang jelas dan kami sangat senang bisa berkolaborasi dengan teman-teman komunitas dalam pengembangannya," kata Pang Xue Kai, CEO Tokocrypto, dalam rilis kepada media, Senin (21/3).

Proyek itu sejalan dengan misi perseroan untuk memberdayakan masyarakat mencapai kebebasan finansial, menurut Pang Xue Kai. AZNVerse juga akan menjadi medium untuk menjangkau komunitas Asia yang lebih luas. Tokocrypto ke depannya akan bekerja sama dengan mitra kredibel untuk memperluas manfaat konkret bagi para pemilik NFT.

NFT lokal belakangan memang tengah menjadi sorotan. Sebut saja, Karafuru. Aset digital yang digagas oleh Museum of Toys, Urban Sneakers Society, dan seniman Indonesia WD Willy ini bisa terjual ratusan juta rupiah per koleksi. Lalu ada pula proyek swafoto "Ghozali Everyday" yang laku keras pada awal-awal kemunculannya.

Utilitas AZNVerse

AZNverse akan menampilkan 10.000 koleksi NFT yang hadir di jaringan Binance Smart Contract (BSC). 

Koleksi tersebut hadir dengan empat level kelangkaan berbeda, yakni Common (7.000 koleksi), Uncommon (2.000 koleksi), Rare (990 koleksi) dan Legendary (10 koleksi).

Dengan mengoleksi AZNVerse, para kolektor berkesempatan untuk berbagai manfaat, seperti diskon biaya perdagangan dari Tokocrypto, bergabung ke Crazy Rich AZN Club (CRAC), dan beroleh akses ke layanan T-Hub, crypto hub & co-working space milik Tokocrypto.

Di sini, Tokocrypto ambil peran sebagai mitra resmi pertama AZNVerse. Dengan begitu, proyek ini menghadirkan NFT dengan berbagai utilitas yang bisa menjadi nilai tambah bagi para komunitas di Asia sebagai pemilik koleksi. 

"Melalui inkubasi DAO ini, kami akan mengalokasikan sebagian besar pendapatan penjualan AZNVerse NFT menjadi pembiayaan komunitas sehingga para pemilik yang ke depannya memiliki ide atau proyek NFT bisa pitch dan bergabung di sini untuk pengembangannya,” kata Kai.

Para kolektor NFT di Indonesia yang ingin mendapatkan AZN dan telah beroleh whitelist bisa mulai mengakses pada Sabtu (19/3) di situs resmi AZNBerse. Sedangkan, penjualan ke publik (public sale) telah dimulai pada Minggu (20/3). TokoMall sebagai platform NFT marketplace dari Tokocrypto juga akan berperan sebagai secondary market AZNVerse.

Related Articles