Comscore Tracker
TECH

Waspada Pembobolan Data, Amankan Email Dengan Cara Ini

Pahami penyebab email mudah terkena hack.

Waspada Pembobolan Data, Amankan Email Dengan Cara IniIlustrasi kebocoran data/Shutterstock/Gorodenkoff.

by Suheriadi

Jakarta, FORTUNE - Aksi peretasan (hack) hingga pembolan data sejumlah akun intansi Pemerintah menjadi peringatan bagi seluruh pihak untuk terus menjaga kerahasiaan data pribadi. Upaya nyata yang bisa dilakukan masyarakat dengan mulai menjaga keamanan data dari email. Apalagi, saat ini email telah tersambung dengan akun media sosial, pekerjaan, hingga akun rekening bank.

Untuk itu, kita harus memahami secara mendalam terkait penyebab email kita di retas hingga cara untuk mengamankannya.

Penyebab email terkena hack

seseorang yang bekerja menjadi digital nomad

Sebelum mengetahui cara mengamankan akun email, kita perlu mengetahui penyebab mudahnya peretasan email. Kondisi tersebut dapat dihindari untuk antisipasi awal agar email kita tidak di hack.

Penyebab pertama ialah menggunakan sandi yang mudah ditebak seperti tanggal lahir, angka berurutan (123456) dan angka kembar. Bahkan, sejumlah orang juga ada yang tidak mempedulikan rekomendasi kekuatan sandi dari Google. Kondisi tersebut membuat hacker lebih mudah untuk meretas.

Penyebab kedua ialah menggunakan kata sandi yang sama dengan akun lainnya seperti media sosial Facebook, Instagram, Twitter. Jadi, usahakan menggunakan kata sandi yang berbeda untuk setiap akun.

Penyebab lainnya dari akun email mudah dihack ialah lupa logout email dari komputer umum atau kantor. Kondisi tersebut membuat email kita rentan untuk dibuka oleh orang lain. Penyebab lain dari mudahnya email dihack ialah mengklik link phising pada email spam sehingga membuat emaik kita dengan mudah diretas.

Ini cara amankan email dari hacker

Ilustrasi kebijakan perlindungan privasi data. Shutterstock/Rawpixel.com

Beberapa cara ini dinilai cukup efektif untuk mengamankan akun email dari hacker. Pertama ialah memperkuat kata sandi yang digunakan. Kita bisa mengombinasikan beberapa huruf kecil dan kapital, angka, dan juga simbol. Jumlah karakter juga harus diperhatikan dan tidak boleh terlalu sedikit. Untuk menciptakan kata sandi yang kuat umumnya memiliki jumlah antara 8-12 karakter.

Cara kedua ialah rutin memperbarui kata sandi secara berkala mulai dari 1 bulan, 3 bulan, atau 6 bulan sekali. Pastikan selalu buat kata sandi yang berbeda dan jangan pernah menggunakan kata sandi yang sama dari sebelumnya.

Selain itu, kita juga harus memastikan computer atau smartphone bebas virus dengan rajin mengecek komputer untuk memastikannya terbebas dari virus. Jangan lupa untuk selalu memindai komputer/PC Anda dengan rutin agar tetap aman.

Untuk meningkatkan waspada, kita juga bisa meng aktifkan fitur verifikasi dua langkah. Fitur ini dapat meningkatkan keamanan akun email Anda dengan cara meminta kode verifikasi yang dikirimkan ke nomor ponsel yang didaftarkan, sehingga tidak mudah diretas oleh hacker.

Melakukan pembaruan sistem dan aplikasi juga dapat meningkatkan keamanan akun email Anda. Ini dikarenakan pada setiap pembaruan sistem atau aplikasi akan selalu ada peningkatan dari versi sebelumnya seperti security patch, perbaikan bug, fitur baru dan lain-lain. Contoh aplikasi yang perlu terus di-update adalah Chrome, Gmail, dan Antivirus.

Menginstal aplikasi bajakan dapat meningkatkan potensi akun kita diretas oleh hacker. Alasannya, aplikasi bajakan seringkali rentan dimasuki virus, atau bahkan memang sengaja dibuat untuk menyebarkan virus pada komputer/PC kita. Jadi, pastikan kita selalu menginstal aplikasi resmi dari situs yang tepercaya.

Related Articles