Jakarta, FORTUNE – TikTok GO by Tokopedia merilis fitur "Must Eat" di Jakarta, Kamis (29/10), guna merangkum rekomendasi tempat makan berbasis ulasan komunitas pengguna. Inisiatif ini menghadirkan panduan kuliner terintegrasi demi menangkap peluang pergeseran perilaku konsumen yang kini menjadikan konten media sosial sebagai rujukan utama sebelum menentukan tempat bersantap.
Fitur Must Eat membagi daftar rekomendasi ke dalam dua kategori, yaitu Everyday Eats untuk tempat makan harian dan Elevated Dining untuk restoran perayaan momen khusus.
Pengguna dapat mengakses fitur ini dengan memasukkan kata kunci "Must Eat" pada kolom pencarian TikTok, laman tag lokasi, maupun tautan tersemat dalam video rekomendasi. Sistem menyediakan opsi penyaringan berdasarkan jenis kuliner, skor, kisaran harga, dan wilayah lokasi.
“Rekomendasi komunitas memberi kita beragam perspektif untuk mengenal, mempertimbangkan, hingga mengunjungi tempat makan yang belum pernah kita coba. Melalui Must Eat, pengalaman tersebut dirangkum menjadi satu panduan praktis agar masyarakat lebih mudah menemukan pilihan kuliner,” ujar Lead of Dine-In Key Business Development TikTok GO by Tokopedia, Jessica Ngadimin, dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (29/10).
Sistem seleksi Must Eat menerapkan mekanisme independen tanpa pendaftaran atau pembayaran dari pihak restoran. Evaluasi rekomendasi mengecualikan konten iklan, konten bersponsor, serta ulasan dari pemilik restoran maupun akun terafiliasi. Tim TikTok GO by Tokopedia melakukan verifikasi operasional secara langsung sebelum publikasi daftar, serta memperbarui data setiap tahun berdasarkan ulasan dan interaksi pengguna.
Pengembangan fitur ini merespons perubahan pola pencarian informasi kuliner masyarakat yang mengandalkan konten video digital menggeser aplikasi peta.
Berdasarkan data TikTok sepanjang semester pertama 2026, aktivitas pencarian dan penggunaan tagar kuliner menempati urutan tertinggi pada platform tersebut. Tagar #kuliner mencapai 49,9 ribu unggahan, disusul #kulinerviral sebanyak 17,2 ribu unggahan, dan #jelajahkuliner sebanyak 8,9 ribu unggahan.
Kreator kuliner TikTok, Edho Zell (@edhozell), menyampaikan ulasan yang informatif perlu menyampaikan gambaran menyeluruh melampaui tren semata.
“Ulasan yang jujur tentang makanan, suasana, dan pengalaman saat berkunjung dapat memberi gambaran yang lengkap bagi orang lain dalam memutuskan tempat yang cocok untuk mereka kunjungi. Dengan begitu, konten kuliner bisa menjadi referensi yang bermanfaat bagi komunitas,” kata Edho.
