Jakarta, FORTUNE - PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES), emiten ritel yang menaungi AZKO merealisasikan investasi belanja modal atau capex sebesar Rp91 miliar hingga semester I 2026. Sebagian besar dana tersebut digunakan untuk renovasi gerai eksisting dan pembukaan gerai baru.
Gregory S. Widjaja, Direktur Aspirasi Hidup Indonesia mengatakan, hingga semester I tahun ini perseroan mengalokasikan belanja sebesar Rp400–450 miliar.
“Sejalan dengan rencana, perseroan akan merealisasikan porsi investasi yang lebih besar pada semester II-2026,” katanya dalam paparan publik virtual, Kamis (10/9).
ACES menargetkan pembukaan 25–30 toko AZKO dan 40–50 toko NEKA sepanjang 2026. Hingga Agustus 2026, realisasi gerai yang dibuka mencapai 15 toko AZKO dan 16 toko NEKA. Ekspansi dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan potensi pasar, produktivitas toko, dan kesiapan operasional.
Sepanjang semester I 2026, ACES membukukan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp390,3 miliar, meningkat 33,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Sementara penjualan bersih mencapai Rp4,5 triliun, tumbuh 6,3 persen (YoY), dengan SSSG sebesar 2,2 persen hingga Juni 2026.
Pertumbuhan tersebut didukung oleh peningkatan produktivitas toko, pengelolaan biaya yang disiplin, pengembangan jaringan secara selektif, serta penguatan relevansi produk dan pengalaman pelanggan.
Menurut perseroan, momentum pertumbuhan tetap terjaga hingga Juli 2026, dengan SSSG secara year to date (YTD) sebesar 2,0 persen dengan pertumbuhan penjualan sebesar 6,5 persen YoY. Perseroan menargetkan padaa 2026, SSSG mencapai 2–4 persen dan pertumbuhan penjualan 6–8 persen.
