BUSINESS

Total Cost of Ownership: Komponen, Manfaat, dan Cara Menghitungnya

Berguna dalam merencanakan bisnis yang baik dan terukur.

Total Cost of Ownership: Komponen, Manfaat, dan Cara MenghitungnyaIlustrasi penghitungan Total Cost of Ownership. (Pixabay/Steve Buissinne)
Follow Fortune Indonesia untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel & Google News

Jakarta, FORTUNE – Produsen motor listrik ALVA, PT Ilectra Motor Group, menyatakan salah satu cara untuk mempercepat perpindahan kendaraan berbahan bakar (ICE) ke kendaraan listrik (EV) dengan menurunkan Total Cost of Ownership (TCO).

TCO mungkin masih jarang disebut, namun berperan cukup penting perencanaan bisnis, karena berhubungan dengan budget. TCO bisa disebut sebagai total biaya kepemilikan, yang sering digunakan untuk memperkirakan keuangan dalam menjalankan bisnis, dan bermanfaat untuk menentukan besaran nilai sebuah produk atau sebuah sistem.

Mengutip hosteko.com, TCO adalah perkiraan semua biaya langsung dan tidak langsung yang berkaitan dengan sebuah aset atau teknologi. Dalam melakukan perhitungan,pemilik usaha melakukan analisis yang mencakup semua total biaya baik biaya beli, operasional,hingga gambaran keuntungan yang akan didapat.

Dalam industri teknologi, analisis TCO adalah sebuah metodologi yang menghitung semua biaya baik itu pada perangkat lunak, perangkat keras, dan pelatihan untuk menggunakan teknologi tersebut.

Sedangkan terkait transisi penggunaan kendaraan ICE ke EV, menurunkan TCO dinilai mampu menarik para pengguna untuk beralih ke EV. Hal ini berkaitan dengan penghematan yang bisa diterima oleh para pengguna, termasuk biaya perawatan yang relatif lebih murah untuk EV.

Untuk memahami lebih lanjut tentang TCO, berikut ulasannya dengan mengutip sejumlah sumber.

Komponen TCO

Dalam penghitungan TCO, setidaknya ada tiga komponen yang perlu diketahui, untuk kemudian dihitung dan dianalisis. Berikut ini adalah ketiganya:

  1. Biaya Langsung
    Biaya yang dikeluarkan untuk melakukan pembelian terhadap perangkat yang akan digunakan, baik itu perangkat lunak atau perangkat keras. Biaya langsung disebut dengan One Time Cost karena dikeluarkan sekali pada saat pembelian perangkat. Terkadang, biaya langsung juga mencakup dengan biaya instalasi perangkat ke dalam sistem,jaminan sampai pembelian atas jasa riset.
  2. Biaya Operasional
    Merupakan segala biaya yang dikeluarkan untuk mengoperasikan perangkat yang sudah dibeli dan diinstalasi. Biaya ini mencakup segala yang dikeluarkan untuk pelatihan bagi karyawan yang akan mengoperasikan perangkat. Selain itu, biaya operasional juga mencakup setiap biaya termasuk biaya listrik hingga waktu yang dibutuhkan untuk belajar mengoperasikan perangkat yang dikonversikan dalam satuan uang.
  3. Biaya Jangka Panjang
    Biaya Jangka Panjang yang dikenal pada TCO merupakan semua biaya yang dikeluarkan untuk melakukan penggantian, pembaruan sampai penonaktifan perangkat pada masa depan. Ketika perangkat sudah melewati masa aktif,biasanya perangkat akan mengalami degradasi kualitas. Akibatnya perangkat tersebut tidak kompatibel dengan kondisi pada saat tersebut. Solusinya adalah dengan penggantian perangkat, pembaruan fitur perangkat sampai melakukan penonaktifan perangkat yang sudah mengalami degradasi.

Manfaat menghitung TCO

Berikut ini adalah beberapa manfaat penghitungan TCO, seperti dikutip dari Jojonomic:

  1. Bisa menjadikan perhitungan TCO sebagai patokan harga. Mungkin saja kita bisa melakukan penawaran harga perangkat terhadap pasokan perangkat, sehingga kita bisa membeli perangkat dengan harga yang lebih rendah.
  2. Bisa dimanfaatkan untuk bisa meningkatkan kinerja keuangan. Tentunya kinerja keuangan ini diharapkan dapat meningkat dalam jangka wkatu yang cukup panjang.
  3. Memberikan gambaran penghitungan investasi pada suatu perangkat, yang pada akhirnya dapat kembali meski dalam jangka waktu yang cukup lama.