Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
For
You

Arus Peti Kemas IPC TPK Naik 8,7 Persen pada Awal Ramadan

Arus Peti Kemas IPC TPK Naik 8,7 Persen pada Awal Ramadan
IPC Terminal Petikemas hingga akhir Januari 2026, arus petikemas tercatat mencapai 299.891 TEUs, meningkat 6,82 persen secara tahunan (year on year/yoy). (Dok/Istimewa).
Intinya Sih
  • Lonjakan arus petikemas mencapai total 600.416 TEUs.

  • Tanjung Priok menjadi kontributor terbesar dengan pertumbuhan signifikan.

  • Terminal di luar Jakarta juga menunjukkan kinerja positif.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, FORTUNE – Denyut aktivitas logistik di berbagai pelabuhan Tanah Air mulai kencang pada awal Ramadan. IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) mencetak kinerja moncer dengan arus peti kemas menembus 600.416 TEUs hingga akhir Februari 2026. Angka ini naik 8,7 persen dibandingkan dengan periode sama tahun silam.

Lonjakan arus barang ini menjadi sinyalemen positif bagi urat nadi perekonomian nasional. Corporate Secretary IPC TPK, Pramestie Wulandary, menyatakan pihaknya tengah melakukan penguatan operasional. Langkah ini ditujukan demi menjamin kelancaran arus peti kemas, terutama menghadapi tekanan beban menjelang libur Lebaran.

“Kami juga mendukung kebijakan pembatasan operasional angkutan barang dengan melakukan penyesuaian pola operasional serta mengimbau pengguna jasa untuk mengatur kegiatan pengiriman dan pengambilan peti kemas lebih awal,” ujar Pramestie dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu (11/3).

Hingga kini, kawasan Tanjung Priok masih menjadi motor utama penggerak arus logistik. Terminal Tanjung Priok 1 mencatatkan volume 208.198 TEUs. Angka ini melonjak 14 persen (YoY) ketimbang torehan tahun lalu yang sebesar 182.727 TEUs.

Setali tiga uang, Terminal Tanjung Priok 2 pun menunjukkan performa apik. Arus peti kemas di sana tercatat sebesar 286.613 TEUs, atau tumbuh sekitar 6,9 persen (YoY).

Terminal-terminal di daerah pun ikut bersolek. Di area Panjang, pertumbuhan melesat tajam sebesar 20,9 persen (YoY) dengan volume 20.660 TEUs. Sementara di area Teluk Bayur, arus barang mencapai 18.561 TEUs atau naik 7,8 persen (YoY).

Kinerja positif juga dibukukan area Pontianak yang mengantongi 43.550 TEUs, tumbuh sekitar 4,9 persen (YoY). Pramestie menilai rapor hijau ini membuktikan aktivitas logistik di berbagai wilayah operasional perusahaan tetap terjaga stabil.

Menghadapi tantangan distribusi ke depan, manajemen IPC TPK berjanji akan terus mempererat koordinasi dengan para pemangku kepentingan. “Kolaborasi ini menjadi kunci untuk memastikan kelancaran arus logistik, khususnya pada periode dengan aktivitas distribusi yang meningkat,” kata Pramestie.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Bonardo Maulana
EditorBonardo Maulana
Follow Us

Latest in Business

See More