Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
BRI Naik ke Peringkat 3 Fortune Indonesia 100, Topang Laba Rp56,65 Triliun
BRI mendapatkan penghargaan dalam acara Fortune Indonesia 100 Gala yang digelar di Hotel Mulia, Jakarta, Kamis (17/09) (dok. Fortune Indonesia)
  • BRI naik dari peringkat ke-4 menjadi ke-3 dalam Fortune Indonesia 100 2025, daftar perusahaan berpendapatan terbesar di Indonesia.

  • Kenaikan peringkat ditopang pendapatan Rp324,33 triliun yang tumbuh 19,5% secara tahunan, serta aset Rp2.135,4 triliun dan ekuitas Rp324 triliun.

  • BRI menempati posisi kedua kategori perusahaan paling menguntungkan dengan laba bersih Rp56,65 triliun, serta peringkat kedua kapitalisasi pasar senilai Rp409,6 triliun.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) berhasil naik satu peringkat dalam daftar Fortune Indonesia 100, dari posisi ke-4 pada 2024 menjadi posisi ke-3 pada 2025. Pencapaian ini diumumkan dalam ajang Fortune Indonesia 100 Gala yang digelar Fortune Indonesia bersama IDN di Hotel Mulia, Jakarta, Kamis (17/9), sebagai penghargaan bagi seratus perusahaan dengan pendapatan terbesar di Indonesia.

Dalam sambutannya, COO & Founder IDN William Utomo mengatakan ambang batas untuk masuk dalam daftar Fortune Indonesia 100 tahun ini kembali naik. "Untuk masuk dalam Fortune Indonesia 100, sebuah perusahaan harus membukukan pendapatan tahunan setidaknya Rp12,3 triliun. Angka ini hampir 10 persen lebih tinggi dibandingkan ambang batas tahun lalu, yaitu Rp11,4 triliun, dan Rp10,5 triliun dua tahun sebelumnya," ujarnya.

William menambahkan, secara keseluruhan 100 perusahaan yang masuk dalam daftar tahun ini membukukan pendapatan sekitar Rp6.100 triliun, setara dengan lebih dari 26 persen perekonomian Indonesia. "Menurut saya, angka ini menggambarkan betapa besarnya skala bisnis yang diwakili oleh para hadirin di ruangan ini malam ini. Yang lebih penting, angka ini juga menunjukkan besarnya peran masing-masing dari perusahaan yang Anda jalankan dalam perekonomian Indonesia," paparnya.

Pendapatan tumbuh 19,5 Persen, dorong kenaikan peringkat

BRI mendapatkan penghargaan dalam acara Fortune Indonesia 100 Gala yang digelar di Hotel Mulia, Jakarta, Kamis (17/09) (dok. Fortune Indonesia)

Kenaikan peringkat BRI ditopang oleh pertumbuhan kinerja keuangan yang solid sepanjang periode penilaian. BRI membukukan pendapatan sebesar Rp324,33 triliun, tumbuh 19,5 persen secara tahunan (YoY). Selain itu, BRI mencatatkan total aset mencapai Rp2.135,4 triliun dan ekuitas sebesar Rp324 triliun. Pencapaian ini turut ditopang oleh kekuatan sumber daya manusia BRI, dengan jumlah karyawan mencapai 82.192 orang.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi mengatakan, pertumbuhan laba tersebut merupakan hasil dari transformasi menyeluruh yang dilakukan manajemen secara konsisten. Menurut Hery, kinerja tersebut ditopang oleh fundamental bisnis yang sehat, efisiensi operasional, digitalisasi, serta penguatan manajemen risiko yang dilakukan secara pruden.

"Transformasi ini adalah buah dari apa yang kita lakukan. Kita melihat bahwa laba ini merupakan hasil transformasi yang dilakukan secara konsisten sejak manajemen baru hadir di BRI. Kita sudah mencanangkan transformasi, baik dari sisi penguatan bisnis, penguatan budaya efisiensi, digitalisasi maupun pengelolaan manajemen risiko yang tetap kuat," ujarnya dalam konferensi pers pemaparan kinerja BRI di Jakarta, Senin (31/8/2026).

Kokoh di Ranking 2 pada kategori Most Profitable Companies dan Market Cap

ilustrasi gedung BRI (dok. BRI)

William Utomo dalam sambutannya menyebut total laba bersih dari seluruh perusahaan dalam daftar Fortune Indonesia 100 tahun ini mencapai sekitar Rp545 triliun, dengan hampir sepertiganya dihasilkan oleh tiga perusahaan dengan laba terbesar, yaitu Bank Central Asia, Bank Rakyat Indonesia, dan Bank Mandiri. Hal ini menegaskan posisi BRI sebagai salah satu kontributor utama profitabilitas di daftar tersebut.

Tak hanya naik peringkat dalam daftar utama, BRI juga menempati posisi ke-2 dalam kategori Most Profitable Companies dengan laba bersih Rp56,65 triliun. Dari sisi kapitalisasi pasar, BRI berada di ranking ke-2 dengan nilai sebesar Rp409,6 triliun per 21 Juni, mengukuhkan posisi BRI sebagai salah satu emiten dengan fundamental dan valuasi terkuat di Fortune Indonesia 100 tahun ini.

William Utomo menyebut, dari 100 perusahaan yang masuk daftar tahun ini, sembilan di antaranya dipimpin oleh CEO perempuan. Ia berharap para perusahaan yang masuk daftar dapat memanfaatkan pengakuan ini untuk memperkuat posisi bisnis mereka.

"Kami berharap pengakuan ini dapat Anda manfaatkan untuk memperkuat brand equity perusahaan dan pada akhirnya membantu mengembangkan bisnis di hadapan klien, stakeholder, investor, pelanggan, partner, dan berbagai pihak lainnya. Jadi, bukan hanya sebagai sebuah bentuk penghargaan, tetapi juga sebagai bagian dari upaya memperkuat posisi perusahaan Anda," pungkas William. (WEB)

Sponsored Content: This article is a paid collaboration. While this content is sponsored, all insights, reviews, and editorial standards remain entirely our own.

Curated For You

Editorial Team

Related Article