Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install

Konser Kanye West di Jakarta Proyeksikan Kedatangan 11 Ribu Wisman

2 min read
Konser Kanye West di Jakarta Proyeksikan Kedatangan 11 Ribu Wisman
Konser Kanye West di Jakarta Tarik Antusias Penggemar di 73 negara, Pramono Anung: Pacu Ekonomi Daerah/Dok Raw Vision Collective
  • Konser YE Live In Jakarta 2026 di GBK pada 24 Oktober menjadi satu-satunya penampilan Kanye West yang terkonfirmasi di Asia Tenggara dan Oseania.
  • Dalam 24 jam penjualan pertama, 52,8 persen tiket gelombang pertama dibeli penonton dari 73 negara, dengan penyelenggara memproyeksikan lebih dari 11.000 wisman.
  • Pemprov DKI menyiapkan dukungan promosi dan transportasi, sementara konser diproyeksikan menggerakkan hotel, kuliner, transportasi, ritel, serta industri kreatif melalui wisata musik.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, FORTUNE – Penyelenggaraan konser tunggal musisi internasional Kanye West bertajuk YE Live In Jakarta 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) pada 24 Oktober 2026 bersambut tingginya antusiasme pasar internasional. Pasalnya, 52,8 persen tiket gelombang pertama ludes dibeli oleh penonton dari 73 negara.

Konser yang dipromotori oleh Raw Vision Collective ini menjadi satu-satunya penampilan Kanye West di kawasan Asia Tenggara dan Oseania yang terkonfirmasi dalam rangkaian tur tahun ini. Berdasarkan data 24 jam pertama penjualan tiket pada 29 Juli 2026, pembeli mancanegara mendominasi transaksi, di antaranya berasal dari Amerika Serikat, Eropa, Hong Kong, Jepang, hingga Inggris.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menilai tingginya daya tarik gelaran ini menjadi momentum strategis menggerakkan ekosistem bisnis dan jasa di Jakarta.

“Ini membuka peluang bagi berbagai sektor ekonomi Jakarta mulai dari hotel, restoran, transportasi, ritel, hingga industri kreatif,” kata Pramono dalam keterangan resmi yang dikutip Rabu (16/9).

Pramono memastikan kesiapan Jakarta sebagai tuan rumah gelaran berskala internasional, yang didukung keterhubungan infrastruktur dan konektivitas moda transportasi. Guna mendukung visibilitas acara, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiagakan 200 titik media luar ruang di Jakarta sekaligus mendorong daya tarik wisata lokal melalui promosi museum dan destinasi budaya di aplikasi JAKI.

Dampak ekonomi dari gelaran ini turut ditegaskan oleh Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana. Menurutnya, penetrasi music tourism dari artis global tidak sekadar menghadirkan sarana hiburan, melainkan pencetus transaksi ekonomi lintas sektor.

“Kehadiran musisi dan penggemar dari berbagai negara menciptakan aktivitas ekonomi yang luas, mulai dari tiket, akomodasi, transportasi, kuliner, hingga berbagai sektor pendukung lainnya,” ujar Widiyanti.

Dari sisi penyelenggara, Marketing & Communications Lead Raw Vision Collective, Karen Tjahja, menyatakan konser ini diperkirakan mendatangkan lebih dari 11.000 wisatawan mancanegara ke Indonesia. Ajang ini diharapkan menjadi pintu masuk memperkenalkan Indonesia ke lingkup audiens internasional serta memicu kunjungan perjalanan lebih luas.

Demi memberikan pengalaman menonton yang optimal, penyelenggara menyiapakan rancangan panggung 360 derajat bertajuk Globe Stage.

“Festival maupun seated categories akan memiliki perspektif dan energi masing-masing. Jadi, ini bukan hanya tentang menonton YE tampil di Jakarta, tetapi tentang merasakan sebuah pengalaman konser berskala global di GBK,” kata Karen.

    Share Article
    Editorial Team

    Latest in Business

    See More