Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Install

Paramount Land Bidik Target Rp5,5 T, Ekspansi Township Berlanjut

3 min read
Paramount Land Bidik Target Rp5,5 T, Ekspansi Township Berlanjut
City View Paramount Gading Serpong/Dok. Paramount Land
  • Paramount Land menargetkan marketing sales Rp5,5 triliun pada 2026, setelah mencatat Rp1,13 triliun pada kuartal I atau 106% dari target kuartalan.
  • Di Gading Serpong, perusahaan memperluas proyek komersial; Pasadena Square South terjual 87%, sementara 707 pelaku usaha baru masuk sepanjang Januari-Juli 2026.
  • Paramount Petals terus dikembangkan melalui hunian, akses tol, shuttle bus, dan fasilitas kota; ekspansi berikutnya mencakup Balaraja pada 2027 serta proyek Gading Serpong hingga 2028.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, FORTUNEParamount Land berambisi memperkuat dua kawasan kota mandiri, Paramount Gading Serpong dan Paramount Petals. Pengembangan kawasan, peluncuran produk baru, serta pembangunan infrastruktur menjadi strategi perusahaan mengejar target marketing sales Rp5,5 triliun pada 2026.

Menilik kinerja awal tahun, pada kuartal I 2026, Paramount Land mencatat marketing sales Rp1,13 triliun, atau mencapai 106 persen dari target kuartalan. Penjualan tersebut antara lain ditopang produk komersial Maggiore Signature West dan Pasadena Square South.

Strategi pertumbuhan perusahaan tidak hanya bertumpu pada penjualan hunian. Di Paramount Gading Serpong, Paramount Land terus memperluas portofolio komersial untuk menangkap pertumbuhan aktivitas bisnis di kawasan tersebut. Pada Agustus 2026, perusahaan meluncurkan tiga proyek komersial baru di kawasan selatan Gading Serpong. Sebelumnya, Pasadena Square South yang diluncurkan pada April 2026 telah mencatat penjualan 87 persen.

Paramount Gading Serpong sendiri telah berkembang menjadi kawasan dengan lebih dari 120.000 penduduk, lebih dari 40 klaster aktif, serta aktivitas komersial yang terus bertambah. Sepanjang Januari hingga Juli 2026, sebanyak 707 pelaku usaha baru tercatat masuk ke kawasan tersebut.

Di sisi lain, Paramount Land masih membangun Paramount Petals sebagai kota mandiri baru di koridor barat Jakarta. Kawasan seluas sekitar 400 hektare tersebut dikembangkan dengan kombinasi hunian, komersial, fasilitas kota, dan infrastruktur konektivitas.

Pada Juli 2026, Paramount Petals meluncurkan Mimosa sebagai klaster hunian kelima. Tahap pertama terdiri atas 54 unit dengan harga mulai Rp1,6 miliar. Hingga saat itu, kawasan tersebut telah membangun lebih dari 1.150 unit, menyerahterimakan lebih dari 1.000 unit, dan dihuni lebih dari 700 kepala keluarga.

Direktur Paramount Land, Norman Daulay, mengungkap sejumlah strategi dalam pengembangan portofolio. Ia menegaskan keberlanjutan menjadi bagian dari strategi pengembangan perusahaan, bukan sekadar elemen dalam proyek.

"Keberlanjutan menjadi dedikasi jangka panjang untuk menciptakan ekosistem kota sebagai ruang kehidupan yang lengkap, bernilai, dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta lingkungan," ujarnya usai menerima penghargaan Top 10 Developer Awards dalam Hubexo Asia Awards 2026 pada 15 September 2026 di Hotel Raffles Jakarta, mengutip keterangan pers Kamis (17/9).

  1. Pengembangan jangka panjang

    IMG-20260917-WA0020.jpg
    Dok. Paramount Land

    Norman menambahkan, infrastruktur juga menjadi bagian penting dari strategi pengembangan kawasan. Akses tol langsung Paramount Petals yang terhubung dengan ruas Tol Jakarta–Tangerang KM 25 telah menyelesaikan konstruksi dan memasuki tahapan Pra Uji Laik Fungsi serta Uji Laik Operasi. Perusahaan juga mulai mengoperasikan layanan shuttle bus yang menghubungkan Paramount Petals dengan Grogol sejak akhir Juli 2026.

    Pada Agustus, Paramount Land juga memperkuat fasilitas dan aktivitas kawasan melalui pengembangan ruang publik, sentra kuliner, serta fasilitas penunjang penghuni. Langkah tersebut menunjukkan bahwa strategi pengembangan Petals diarahkan bukan hanya untuk menjual unit, tetapi membangun ekosistem yang dapat menopang pertumbuhan kawasan dalam jangka panjang.

    Norman juga mengatakan, seiring langkah ekspansi, momentum penghargaan tersebut bertepatan dengan dua dekade perjalanan perusahaan. Sepanjang 2025, perusahaan menyerahkan sekitar 1.250 unit residensial dan komersial serta mencatat penjualan lebih dari 800 unit. Kapasitas pembangunan residensial dan komersial berada di kisaran 1.600-1.800 unit per bulan dalam tiga tahun terakhir.

    Ke depan, terdapat pipeline portofolio baru dan fasilitas kota mandiri yang masih akan berkembang. Rencana pengembangan kota mandiri di Balaraja, Banten, akan dimulai pada 2027. Ada pula pengembangan di kesehatan, pendidikan, hingga hospitality di Paramount Petals, serta Matera Lakeside di Gading Serpong yang ditargetkan rampung pada 2028.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More