Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
BRMS Percepat Transformasi Digital, Standarkan 100 Proses Bisnis
Dok. PT Bumi Resources Minerals Tbk
  • BRMS merampungkan implementasi SAP GROW bersama Accenture dalam lima bulan untuk memodernisasi proses bisnis dan memperkuat fondasi digital perusahaan.
  • Perusahaan menstandarkan hampir 100 proses bisnis di lima entitas legal serta menerapkan SAP S/4HANA Cloud Public Edition untuk data operasional terpusat dan pemantauan real time.
  • BRMS menerapkan pengadaan hibrida, migrasi data, pelatihan karyawan, serta akan menstabilkan sistem dan memperluas solusi SAP ke keuangan, EAM, dan HR.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, FORTUNE – Industri pertambangan semakin mengandalkan transformasi digital untuk meningkatkan efisiensi operasional di tengah kompleksitas bisnis, tuntutan tata kelola perusahaan, dan dinamika pasar yang terus berubah. Pemanfaatan sistem enterprise resource planning (ERP) berbasis cloud kini menjadi salah satu strategi yang ditempuh perusahaan untuk mengintegrasikan proses bisnis sekaligus meningkatkan kualitas pengambilan keputusan.

Langkah tersebut dilakukan PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) melalui implementasi SAP GROW yang dirancang untuk memodernisasi proses bisnis dan memperkuat fondasi digital perusahaan. Implementasi yang dikerjakan bersama Accenture tersebut diselesaikan dalam waktu lima bulan.

Melalui proyek tersebut, BRMS menstandarkan hampir 100 proses bisnis yang tersebar di lima entitas legal dalam grup perusahaan. Perseroan juga mengimplementasikan SAP S/4HANA Cloud Public Edition guna membangun sistem data operasional yang terpusat sehingga aktivitas bisnis dapat dipantau secara real time.

Presiden Direktur PT Bumi Resources Minerals Tbk., Agoes Projosasmito, mengatakan transformasi tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat daya saing dan kapabilitas operasional di tengah perubahan industri pertambangan.

"Kami memodernisasi sistem dan proses bisnis untuk membangun organisasi yang lebih terintegrasi dan adaptif. Transformasi ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja operasional, memperkuat pengambilan keputusan, serta mendukung pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (8/6).

Selain membangun sistem operasional yang lebih terintegrasi, BRMS menerapkan model pengadaan (procurement) hibrida untuk mendukung ekspansi bisnis di masa mendatang. Implementasi tersebut juga disertai program manajemen perubahan organisasi yang mencakup migrasi data, pelatihan berbasis peran, hingga peningkatan kesiapan karyawan dalam mengadopsi sistem baru.

Transformasi digital di sektor pertambangan dinilai semakin penting karena perusahaan harus mengelola operasi yang tersebar di berbagai lokasi, volume data yang terus meningkat, hingga tuntutan transparansi dan tata kelola yang lebih baik. Sistem ERP berbasis cloud memungkinkan perusahaan mengintegrasikan fungsi keuangan, pengadaan, operasional, dan rantai pasok dalam satu platform sehingga proses bisnis menjadi lebih efisien dan berbasis data.

Managing Director SAP Indonesia, Sianto Wongjoyo, mengatakan fondasi digital modern menjadi kebutuhan bagi perusahaan pertambangan yang menghadapi kompleksitas operasional yang semakin tinggi. Di tengah meningkatnya kompleksitas operasional dan tuntutan terhadap organisasi yang semakin lincah dan transparan, keberadaan digital core modern menjadi fondasi yang sangat penting bagi perusahaan.

"BRMS membangun fondasi digital yang kuat dengan kapabilitas AI yang tertanam atau embedded AI, proses bisnis berbasis best practice yang telah terstandarisasi, serta kemampuan yang dirancang khusus untuk industri pertambangan," ujarnya.

Hal ini memungkinkan BRMS menyederhanakan operasional, meningkatkan visibilitas bisnis, sekaligus membuka jalan menuju autonomous enterprise—di mana otomatisasi cerdas mendukung pengambilan keputusan yang lebih adaptif, berbasis data, serta mendorong inovasi yang berkelanjutan seiring pertumbuhan perusahaan."

Setelah implementasi selesai, BRMS akan memfokuskan langkah berikutnya pada stabilisasi sistem dan optimalisasi operasional. Perseroan juga berencana memperluas pemanfaatan solusi SAP ke berbagai fungsi lain, termasuk keuangan, Enterprise Asset Management (EAM), dan sumber daya manusia (HR), sebagai bagian dari penguatan fondasi digital untuk mendukung pertumbuhan bisnis di masa mendatang.

Curated For You

Editorial Team

Related Article