Jakarta, FORTUNE - PT Pupuk Indonesia (Persero) kembali mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pilar utama perekonomian nasional. Dalam daftar Fortune Indonesia 100 edisi terbaru tahun 2025, BUMN produsen pupuk ini sukses naik satu peringkat ke posisi 14 dari posisi 15 pada tahun sebelumnya, sekaligus mengamankan tempat dalam jajaran 20 perusahaan terbesar di Indonesia.
Kinerja Solid, Pupuk Indonesia Raih Posisi 14 di Fortune Indonesia 100

- PT Pupuk Indonesia naik ke peringkat 14 Fortune Indonesia 100 tahun 2025, dari posisi 15 tahun sebelumnya, sekaligus masuk jajaran 20 perusahaan terbesar Indonesia.
- Perseroan menempati posisi kedua sektor Basic Materials dan kedelapan kategori BUMN, berdasarkan pemeringkatan independen yang memakai pendapatan fiskal 2025 dari laporan keuangan teraudit.
- Pupuk Indonesia mencatat pendapatan konsolidasi Rp90,40 triliun dan laba bersih Rp5,53 triliun pada fiskal 2025; penghargaan diterima Direktur Operasi Dwi Satriyo Annurogo di Jakarta.
Tak hanya mencatatkan performa impresif pada daftar umum, Pupuk Indonesia juga menempati peringkat ke-2 dari 15 perusahaan di kategori Rank by Industry sektor Basic Materials. Sementara pada kategori State-Owned Enterprises (BUMN), perseroan berhasil meraih peringkat ke-8 dari 19 perusahaan plat merah yang masuk dalam pemeringkatan elit ini.
Keberhasilan perseroan disokong oleh kinerja keuangan yang solid sepanjang tahun fiskal 2025. Berdasarkan data pemeringkatan, Pupuk Indonesia membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp90,40 triliun dengan raihan laba bersih mencapai Rp5,53 triliun. Kinerja positif tersebut mencerminkan efisiensi operasional serta efektivitas strategi bisnis perseroan di tengah dinamika rantai pasok global.
Atas pencapaian ini, trofi penghargaan Fortune Indonesia 100 diserahkan secara langsung kepada Dwi Satriyo Annurogo, Direktur Operasi PT Pupuk Indonesia (Persero), dalam gelaran malam penganugerahan Fortune 100 Gala 2026 yang berlangsung di Hotel Mulia, Jakarta, Kamis (17/9).
Transparansi dan Kinerja Keuangan Teruji

Direktur Operasi PT Pupuk Indonesia (Persero) Dwi Satriyo Annurogo saat menerima penghargaan Fortune Indonesia 100 dari Editor In Chief Fortune Indonesia Hendra Soeprajitno. (dok. Fortune Indonesia) Raihan impresif Pupuk Indonesia diukur melalui metodologi pemeringkatan Fortune Indonesia 100 yang mengadaptasi standar Fortune 500 global. Penilaian dilakukan secara independen berbasis total pendapatan (revenue) tahun fiskal 2025 yang bersumber dari laporan keuangan konsolidasi teraudit resmi. Data finansial yang digunakan menjamin transparansi serta akuntabilitas performa bisnis korporasi.
Dalam sambutannya di Fortune 100 Gala, Chief Operating Officer (COO) IDN, William Utomo, menyampaikan bahwa total pendapatan dari 100 perusahaan yang masuk dalam daftar tahun ini mencapai sekitar Rp6.100 triliun, atau setara lebih dari 26 persen perekonomian Indonesia.  Â
"Angka ini menggambarkan betapa besarnya skala bisnis yang diwakili oleh para hadirin di ruangan ini malam ini. Yang lebih penting, angka ini juga menunjukkan besarnya peran yang Anda jalankan dalam perekonomian Indonesia," ujar William.Â
Capaian ini menjadi pembuktian nyata peran strategis PT Pupuk Indonesia (Persero) dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Melalui konsistensi kinerja keuangan dan penguatan tata kelola, perseroan terus memperkuat posisinya sebagai produsen pupuk dan bahan kimia terkemuka yang siap mendukung daya saing industri dasar Indonesia di panggung global. (WEB)



















