Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Fortune IDN lainnya di IDN App
Dorong Kinerja, RMKO Dapat Restu Right Issue dan Rombak Manajemen Baru
Aktivitas pertambangan batubara PT Royaltama Mulia Kontrakindo Tbk (RMKO).
  • RMKO mendapat persetujuan pemegang saham untuk melakukan rights issue hingga 512 juta saham baru guna memperkuat modal kerja dan mendukung ekspansi bisnis pertambangan.
  • RUPSLB juga menetapkan perubahan manajemen dengan pengangkatan Elbert sebagai Direktur Keuangan, Daniel Yosa sebagai Direktur Operasional, serta Vincent Saputra dan William Saputra di posisi puncak.
  • Manajemen menegaskan langkah ini akan memperkuat struktur permodalan, meningkatkan efisiensi operasional, serta mengoptimalkan infrastruktur grup demi pertumbuhan berkelanjutan RMKO.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, FORTUNE - PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO), perusahaan yang bergerak di bidang jasa pertambangan, resmi mengantongi restu pemegang saham terkait aksi korporasi penambahan modal melalui mekanisme rights issue dan perubahan pengurus perseroan untuk memperkuat kinerja dan tata kelola perusahaan ke depan.

Restu tersebut didapat perusahaan usai mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), sekaligus menandai langkah strategis dan komitmen manajemen untuk mengakselerasi pertumbuhan dan peningkatan efisiensi operasional perusahaan kedepan.

Para pemegang saham menyetujui dilakukannya aksi korporasi berupa Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD). Perseroan berencana menerbitkan sebanyak-banyaknya 512 juta saham baru dengan nilai nominal sebesar Rp100.

Jumlah ini mewakili sebanyak-banyaknya 29,06 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah PMHMETD, yang seluruhnya akan disetorkan secara tunai. Seluruh dana yang diperoleh Perseroan dari aksi korporasi ini, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, akan digunakan untuk modal kerja perseroan.

Selain itu, RUPSLB juga menyetujui perubahan jajaran direksi. Pemegang saham telah menyetujui pengangkatan dua direktur baru yang memiliki rekam jejak solid di bidangnya masing-masing.

Pertama, pengangkatan Elbert sebagai Direktur Keuangan perseroan. Elbert merupakan profesional yang memiliki rekam jejak panjang di bidang keuangan dan akuntansi. Iadalah lulusan sarjana akuntansi dari Universitas Tarumanagara dan sarjana hukum dari Universitas Esa Unggul, serta memiliki pengalaman luas di bidang keuangan. Sebelum bergabung dengan PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk, Elbert memiliki pengalaman di beberapa perusahaan seperti KAP Imelda & Rekan (Member of Deloitte Touche Tohmatsu) dan PT Datang DSSP Power Indonesia (joint venture China Datang Corporation dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk).

Kedua, pengangkatan Daniel Yosa sebagai Direktur Operasional perseroan. Daniel merupakan profesional yang memiliki rekam jejak panjang dan solid di bidang pertambangan. Lulusan sarjana teknik dari Universitas UPN Yogyakarta ini sebelum menjabat sebagai Direktur di PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk, merupakan Operation General Manager di perusahaan yang sama. Beliau juga memiliki pengalaman di beberapa perusahaan ternama seperti PT Sapta Indra Sejati (Adaro Grup) dan PT Darma Henwa Tbk.

Selain pengangkatan kedua anggota direksi baru, RUPSLB ini juga menyetujui pengangkatan Vincent Saputra sebagai komisaris utama perseroan serta pengangkatan William Saputra sebagai direktur utama Perseroan.

Komisaris Independen PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk, Rokhmad Sunanto, mengatakan rencana aksi korporasi ini akan secara signifikan memperkuat struktur permodalan, mendukung kebutuhan modal kerja, serta pengembangan usaha perseroan.

"Kami menyambut baik bergabungnya Elbert dan Daniel ke dalam jajaran Direksi PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk. Dengan pengalaman dan rekam jejak yang kuat di bidangnya masing-masing, kami yakin akan membawa perspektif baru yang sangat berharga bagi perseroan," ujar Rokhmad dalam keterangan tertulis, Kamis (9/4).

Sementara itu, Direktur Utama PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk, William Saputra, menuturkan aksi korporasi ini diharapkan akan mendukung RMKO untuk menggarap klien-klien baru grup, khususnya pada area bisnis di hulu, yaitu pertambang, hauling road, dan stasiun muat. “Selain itu, akan memperkuat struktur permodalan sehingga memberi dampak positif terhadap kondisi keuangan,” ujar William.

Langkah ini juga diharapkan dapat memaksimalkan potensi infrastruktur grup yang telah terintegrasi dengan baik, sehingga dapat meningkatkan kinerja operasional dan keuangan, khususnya di segmen jasa pertambangan dan sewa, serta memperkuat struktur permodalan dan keuangan RMKO. Ia juga menambahkan,

“Tim manajemen yang kuat juga menjadi prioritas kami untuk menjamin eksekusi rencana jangka panjang dan keberlangsungan usaha perseroan.”

Dengan keputusan tersebut, maka susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan terhitung sejak ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 2026 adalah sebagai berikut:

Susunan Dewan Komisaris:

Komisaris Utama: Vincent Saputra

Komisaris Independen: Rokhmad Sunanto

Susunan Direksi:

Direktur Utama: William Saputra

Direktur: Elbert

Direktur: Daniel Yosa

Keputusan-keputusan strategis yang dihasilkan dalam RUPSLB ini diharapkan akan memperkuat pondasi perseroan untuk terus bertumbuh, mengoptimalkan infrastruktur yang ada, meningkatkan kinerja operasional dan keuangan, serta memperkuat posisi RMKO sebagai penyedia jasa pertambangan terkemuka di Indonesia.

Editorial Team

EditorEkarina .