Comscore Tracker
BUSINESS

Salim Group Bakal Akuisisi 40% Tol MBZ

Nilai akuisisi capai Rp4,38 triliun.

Salim Group Bakal Akuisisi 40% Tol MBZSejumlah kendaraan melintas di Tol Jakarta-Cikampek, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (24/4/2022). ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/foc.

by Hendra Friana

Jakarta FORTUNE - Metro Pacific Investments Corp., lewat anak usahanya Metro Pacific Tollways Corp. (MPTC), bakal mengakuisisi 40 persen konsesi tol Sheikh Mohammed bin Zayed (MBZ) atau jalan tol layang Jakarta Cikampek senilai Rp4,38 triliun.

Rencana akuisisi konsesi tol sepanjang 38 kilometer tersebut terungkap dalam keterbukaan informasinya ke bursa pada Jumat (1/7) pekan lalu.

“Transaksi tersebut dilakukan sejalan dengan rencana MPTC untuk memperluas portofolio investasi jalan tol di Indonesia. Transaksi ini memberikan peluang pertumbuhan bisnis MPTC di Indonesia,” kata Metro Pacific, dikutip Selasa (5/7).

MPTC merupakan anak usaha Salim Group yang banyak berinvestasi pada jalan tol di Indonesia dan Vietnam. Di Jakarta, investasinya meliputi 9,7 km Jalan Tol Jakarta Lingkar Baratsatu (Jalan Tol Bandara Internasional Jakarta); dan 7,25 km jalan tol Bintaro Serpong Damai.

Lalu, ada 11,6 km Jalan Tol Seksi Empat (Jalan Tol Bandara Internasional Makassar); dan 10,25 km Jaringan Metro Makassar. Sementara di Vietnam, grup ini mengoperasikan DT741, 45,4-km PRTC 1 & 2, 22,8-km Rachu Mieu 2 dan 1,6-km Co Chien.

Penyelesaian transaksi

Rencananya, MPTC akan mengakuisisi MBZ menggunakan PT Margautama Nusantara, yang secara tidak langsung dikendalikan oleh MPTC. Metro Pacific menggambarkan kesepakatan itu sebagai "perjanjian pembelian saham bersyarat."

Total transaksi Rp4,38 triliun tersebut akan diselesaikan sebagai berikut:

1) Rp15 miliar setelah sale purchase agreement (SPA) ditandatangani 30 Juni 2022, dan tidak dapat dikembalikan jika kesepakatan dibatalkan;

2) Rp791 miliar pada saat penyelesaian transaksi atau sekitar 31 Juli 2022;

3) Rp3,2 triliun pada atau sebelum 20 Desember 2022, dan

4) Rp359 miliar imbalan tambahan (penghasilan) akan dibayarkan setelah pemerintah Indonesia melalui Kementerian PUPR menyetujui target penyesuaian tarif tol, yakni pada 31 Desember 2024.

Sebelumnya, dalam perjanjian akuisisi pada 30 Juni, disepakati bahwa Margautama Nusantara akan mengempit 2.265.778 saham sekunder Jasa Marga Jalan layang Cikampek (JJC)—pemegang konsesi tol MBZ—yang beredar. 

Namun, dasar pertimbangan awal transaksi adalah sebesar Rp4,030 triliun. Dengan asumsi bahwa imbalan tambahan (penghasilan) menjadi terutang, harga per saham akan disesuaikan menjadi Rp1.937.082,98 per saham. Sehingga total nilai akuisisi mencapai Rp4,38 triliun.

Related Articles