Garuda Indonesia dan Honeywell Sepakati Kontrak Perawatan APU

- Garuda Indonesia menandatangani kerja sama strategis tiga tahun dengan Honeywell Aerospace untuk perbaikan dan perawatan APU pada armadanya.
- Kontrak mencakup APU model 131-9B, 331-350, dan 331-500, dengan kepastian biaya serta standar layanan untuk mendukung perencanaan pemeliharaan lebih efisien.
- Garuda menilai kerja sama ini bagian transformasi untuk memperkuat kesiapan pesawat, sementara Honeywell menyediakan dukungan melalui jaringan fasilitas perbaikan global.
Jakarta, FORTUNE - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menyepakati kerja sama strategis berdurasi tiga tahun dengan Honeywell Aerospace untuk layanan perbaikan dan perawatan auxiliary power unit (APU) pada armada pesawatnya.
Perjanjian ini mencakup cakupan pemeliharaan model APU 131-9B, 331-350, dan 331-500 guna memberikan kepastian biaya perbaikan lebih terukur serta memperkuat keandalan operasional penerbangan maskapai nasional tersebut.
Melalui kerangka kerja sama multi-tahun ini, Garuda Indonesia mendapatkan kepastian biaya perbaikan serta standar layanan. Hal ini diharapkan mampu mendukung maskapai dalam menyusun perencanaan pemeliharaan armada secara lebih efisien sepanjang periode kontrak.
President Asia Pacific Honeywell Aerospace, Eric Ai, menyatakan keberadaan dukungan perawatan yang stabil merupakan faktor kunci bagi efisiensi industri penerbangan.
“Dukungan pemeliharaan yang konsisten dan terprediksi sangat krusial dalam membantu maskapai merencanakan perawatan secara efektif serta menjaga armada mereka beroperasi secara andal,” ujar Eric Ai.
Ia menyatakan kesepakatan ini menjadi langkah penting dalam melanjutkan hubungan jangka panjang kedua pihak yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan operasional maskapai.
Sementara itu, Director of Maintenance Garuda Indonesia, Mukhtaris, mengatakan langkah ini merupakan bagian dari strategi besar pemulihan dan transformasi maskapai.
“Seiring langkah transformasi yang terus kami jalankan, kami tetap berfokus untuk memperkuat kapabilitas operasional, termasuk mengoptimalkan keandalan APU sebagai bagian dari upaya menjaga kesiapan pesawat,” kata Mukhtaris.
Secara teknis, auxiliary power unit (APU) berfungsi menyediakan daya listrik dan pengondisian udara saat pesawat berada di darat guna mendukung sistem kabin selama proses boarding hingga turnaround.
Sebagai produsen peralatan asli (original-equipment) dan mitra layanan siklus hidup (lifecycle service), Honeywell Aerospace didukung jaringan global yang terdiri dari 26 fasilitas perbaikan dan overhaul—termasuk di kawasan Asia-Pasifik—serta lebih dari 100 lokasi mitra penyedia layanan angkutan udara komersial.

















