Jakarta, FORTUNE — PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) melaporkan perbaikan kinerja keuangan sepanjang 2025 dengan penurunan signifikan pada rugi bersih. Dalam laporan keuangan terbaru, perusahaan mencatat kerugian sebesar Rp1,2 triliun, jauh lebih rendah dibandingkan Rp5,2 triliun pada 2024.
Seiring dengan itu, pendapatan bersih GoTo juga meningkat. Sepanjang 2025, perseroan membukukan pendapatan bersih Rp18,3 triliun, tumbuh sekitar 15 persen secara tahunan.
Kinerja tersebut ditopang oleh pertumbuhan transaksi dalam ekosistem digital perusahaan yang mencakup layanan on-demand, e-commerce, serta financial technology (fintech). Direktur Utama Grup GoTo, Hans Patuwo, mengatakan perusahaan mencatatkan pertumbuhan bisnis yang kuat sepanjang tahun lalu.
“Kami mencatatkan kinerja yang kuat di kuartal keempat dan selama tahun 2025, dengan GTV inti meningkat 49 persen secara tahunan dan EBITDA yang disesuaikan mencapai Rp2 triliun, melampaui pedoman yang telah kami tetapkan,” ujarnya dalam siaran pers, Rabu (11/3).
